Sirih Gading, Panduan Pemupukan Sirih Gading yang Tepat per Fase Pertumbuhan
fra-NCIS / BY

Panduan Pemupukan Sirih Gading yang Tepat per Fase Pertumbuhan

Pemupukan sirih gading yang tepat disesuaikan dengan fase pertumbuhan agar daun tumbuh rimbun, cerah, dan berakar kuat sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Sirih gading (Epipremnum aureum) memerlukan asupan nutrisi yang teratur agar dapat tumbuh subur dan mempertahankan corak variegatanya yang indah. Di iklim tropis Indonesia, pola pemupukan sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya dan kelembapan udara. Pada musim hujan dengan kelembapan udara di atas 80 persen, frekuensi pemupukan perlu diatur agar media tidak terlalu basah, sedangkan pada musim kemarau, efisiensi penyerapan hara harian tanaman meningkat seiring tingginya laju fotosintesis.

Ringkas: Sirih Gading

Cahaya
Cahaya sedang hingga terang tidak langsung
Penyiraman
Siram saat media tanam 2 cm di atas terasa kering
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat toleran terhadap kelalaian penyiraman ringan.

Pada fase penyetikan atau bibit muda berumur 0 hingga 4 minggu, fokus utama pemupukan adalah merangsang pembentukan akar yang kuat. Berikan pupuk organik cair yang kaya unsur fosfor dengan konsentrasi encer sebanyak 100 ml per pot setiap seminggu sekali. Hindari penggunaan pupuk anorganik berdosis tinggi pada fase ini karena akar muda sirih gading sangat rentan terbakar dan mengalami pembusukan.

Memasuki fase pertumbuhan aktif atau vegetatif pada umur 1 hingga 6 bulan, sirih gading membutuhkan unsur nitrogen yang cukup untuk membentuk daun lebar dan batang yang kokoh. Aplikasikan pupuk majemuk seimbang NPK atau pupuk daun cair yang dilarutkan ke dalam 2 liter air untuk 5 pot tanaman, dengan frekuensi pemberian 14 hari sekali. Lakukan pemupukan pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 saat stomata daun terbuka optimal.

Pada fase pemeliharaan tanaman dewasa berumur di atas 6 bulan, pemupukan bertujuan menjaga kerapatan daun dan kestabilan warna. Taburkan pupuk kompos atau humus matang sebanyak 2 genggam (sekitar 100 gram) per pot setiap 2 bulan sekali sebagai pembenah media tanam. Diselingi penyemprotan pupuk mikro lewat daun setiap 30 hari sekali untuk mencegah klorosis atau gejala daun menguning akibat kekurangan hara sekunder.

Langkah-langkah

  1. Identifikasi fase pertumbuhan sirih gading Anda, apakah masih berupa setek akar, tanaman muda aktif, atau tanaman dewasa.
  2. Siram media tanam dengan air bersih hingga agak lembap sebelum memberikan larutan pupuk agar perakaran tidak kaget.
  3. Larutkan pupuk organik cair atau pupuk anorganik ke dalam air bersih sesuai dengan petunjuk takaran yang tertera pada kemasan produk.
  4. Kucurkan larutan pupuk secukupnya pada media sekitar pangkal batang atau semprotkan secara halus pada bagian bawah permukaan daun di pagi hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Seberapa sering sirih gading harus dipupuk?

Pada fase pertumbuhan aktif dipupuk setiap 2 minggu sekali, sedangkan untuk pemeliharaan rutin tanaman dewasa cukup 1 bulan sekali.

Apakah sirih gading yang ditanam di media air perlu dipupuk?

Ya, berikan 2 hingga 3 tetes pupuk nutrisi cair khusus tanaman air setiap kali mengganti air berkala dalam 1 sampai 2 minggu sekali.

Mengapa daun sirih gading berubah menjadi hijau polos setelah dipupuk?

Pemberian unsur Nitrogen yang berlebihan dapat memicu hilangnya variegata. Kurangi pupuk tinggi N dan letakkan tanaman di tempat yang terpapar cahaya terang tidak langsung.

Bolehkah menggunakan pupuk kandang untuk sirih gading?

Boleh, tetapi pastikan pupuk kandang sudah terfermentasi dan matang sempurna agar tidak menimbulkan panas yang memicu pembusukan akar.

Lebih lanjut tentang Sirih Gading

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.