Pada fase penyetikan atau bibit muda berumur 0 hingga 4 minggu, fokus utama pemupukan adalah merangsang pembentukan akar yang kuat. Berikan pupuk organik cair yang kaya unsur fosfor dengan konsentrasi encer sebanyak 100 ml per pot setiap seminggu sekali. Hindari penggunaan pupuk anorganik berdosis tinggi pada fase ini karena akar muda sirih gading sangat rentan terbakar dan mengalami pembusukan.
Memasuki fase pertumbuhan aktif atau vegetatif pada umur 1 hingga 6 bulan, sirih gading membutuhkan unsur nitrogen yang cukup untuk membentuk daun lebar dan batang yang kokoh. Aplikasikan pupuk majemuk seimbang NPK atau pupuk daun cair yang dilarutkan ke dalam 2 liter air untuk 5 pot tanaman, dengan frekuensi pemberian 14 hari sekali. Lakukan pemupukan pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 saat stomata daun terbuka optimal.
Pada fase pemeliharaan tanaman dewasa berumur di atas 6 bulan, pemupukan bertujuan menjaga kerapatan daun dan kestabilan warna. Taburkan pupuk kompos atau humus matang sebanyak 2 genggam (sekitar 100 gram) per pot setiap 2 bulan sekali sebagai pembenah media tanam. Diselingi penyemprotan pupuk mikro lewat daun setiap 30 hari sekali untuk mencegah klorosis atau gejala daun menguning akibat kekurangan hara sekunder.






