Pertama, periksa pola menguningnya. Apakah daun bagian bawah yang menguning atau daun muda? Daun tua yang menguning secara bertahap bisa jadi proses alami, tetapi jika banyak daun menguning sekaligus, ada masalah. Perhatikan juga tekstur daun: layu dan kering menandakan kekurangan air, sedangkan lembek dan basah menandakan kelebihan air. Cek kelembapan tanah dengan jari: jika kering 2-3 cm ke bawah, siram; jika masih basah, tunda penyiraman.
Kedua, amati tempat tanaman diletakkan. Sirih gading menyukai cahaya tidak langsung yang terang. Jika terkena sinar matahari langsung, daun akan terbakar dan menguning dengan bercak coklat. Pindahkan ke tempat yang lebih teduh, misalnya di dekat jendela dengan tirai. Sebaliknya, jika terlalu gelap, daun juga bisa menguning karena kurang fotosintesis. Berikan cahaya tidak langsung selama 6-8 jam per hari.
Ketiga, periksa kemungkinan serangan hama atau penyakit. Hama seperti kutu putih atau tungau laba-laba sering menyerang saat kemarau. Daun menguning disertai bintik putih atau sarang halus. Bersihkan dengan kapas basah atau semprot dengan air sabun. Jika ada bercak hitam atau coklat, bisa jadi infeksi jamur akibat kelembaban tinggi. Potong daun sakit dan perbaiki sirkulasi udara. Jangan gunakan pestisida kimia tanpa konsultasi dengan penyuluh setempat.