Media tanam yang ideal untuk sirih gading adalah campuran tanah subur, kompos matang, dan sekam bakar atau cocopeat dengan perbandingan 1:1:1. Campuran ini menjaga drainase tetap lancar agar akar tidak membusuk. Gunakan pot berdiameter 15 sampai 20 sentimeter yang memiliki minimal 3 lubang drainase di bagian dasarnya, lalu isi pot dengan media tanam hingga tersisa 3 sentimeter dari bibir pot.
Penyiraman sirih gading dilakukan cukup 2 sampai 3 kali seminggu pada musim kemarau, atau saat lapisan atas media tanam setebal 2 sentimeter terasa kering saat disentuh. Pada musim hujan, frekuensi penyiraman dapat dikurangi menjadi 1 kali seminggu. Letakkan tanaman di area yang mendapat cahaya matahari tidak langsung selama 4 hingga 6 jam sehari, seperti di teras rumah atau dekat jendela.
Pemangkasan dapat dilakukan rutin setiap 1 hingga 2 bulan sekali untuk merangsang tumbuhnya tunas-tunas baru agar tanaman terlihat lebih rimbun. Hasil pangkasan sepanjang 15 sentimeter tersebut dapat dimanfaatkan kembali sebagai bibit baru. Pemupukan susulan dapat berikan menggunakan pupuk organik cair yang dikucurkan 1 kali setiap 2 sampai 4 minggu sekali.






