Selain masalah penyiraman, paparan sinar matahari langsung pada siang hari juga dapat membakar jaringan daun aglonema. Tanaman hias ini membutuhkan naungan sekitar 60 hingga 70 persen, seperti di bawah net paranet atau teras rumah. Jika terpapar matahari terik lebih dari 2 jam di musim kemarau, bercak kuning kecokelatan yang kering akan muncul di tengah atau pinggir helai daun.
Serangan hama penghisap cairan seperti kutu kebul atau mealybug serta infeksi cendawan saat musim hujan turut mempercepat daun aglonema menguning. Cendawan merusak pembuluh vaskular tanaman sehingga distribusi hara terganggu. Petani rumahan sering kali terlambat menyadari serangan ini karena hama bersembunyi di balik lipatan daun atau di dasar pelepah dekat media tanam.
Defisiensi unsur hara makro seperti nitrogen dan magnesium juga memicu gejala klorosis atau daun menguning secara merata dari daun tua ke daun muda. Untuk mengatasinya, pastikan jadwal penyiraman disesuaikan, yaitu 2 hingga 3 hari sekali pada musim kemarau dan 5 hingga 7 hari sekali saat musim hujan, serta berikan pemupukan berkala yang seimbang sesuai kebutuhan harian tanaman.