Jadwal penyiraman adenium pada musim kemarau idealnya dilakukan 1 kali sehari pada pagi hari sebelum pukul 08.00 WIB atau 2 hari sekali jika media tanam masih terasa lembap pada kedalaman 3 centimeter. Penggunaan media yang tepat sangat krusial, yaitu campuran pasir malang, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan rasio 2:2:1 agar air tidak tergenang di dalam pot. Drainase yang tersumbat akan membuat bonggol adenium melunak dan menyerap air berlebih, yang menjadi sinyal awal perubah warna daun menjadi kuning.
Faktor pemupukan juga memegang peranan penting dalam menjaga kesegaran warna daun adenium. Pemberian pupuk berkadar nitrogen sedang dan kalium tinggi sebaiknya dilakukan setiap 30 hari sekali pada periode kemarau untuk mendukung pembentukan klorofil serta memperkuat struktur bonggol. Kekurangan unsur hara mikro seperti magnesium dan besi dapat diidentifikasi ketika tulang daun tetap berwarna hijau tetapi jaringan di antaranya berubah kuning pucat.
Serangan hama harian seperti tungau merah dan kutu kebul meningkat pesat pada musim kemarau yang kering dan berdebu. Pemantauan rutin setidaknya 2 kali seminggu pada bagian bawah permukaan daun perlu dilakukan untuk mendeteksi koloni hama sejak dini. Pembersihan daun secara mekanis menggunakan semprotan air bertekanan sedang atau pemangkasan daun yang telah menguning lebih dari 50 persen dapat mencegah penularan masalah ke bagian cabang adenium lainnya.