Penyebab paling umum daun begonia menguning di iklim tropis adalah penyiraman yang berlebihan. Petani rumahan sering kali menyiram begonia setiap hari karena menganggap udara kemarau sangat panas. Padahal, media tanam yang terlalu basah membuat akar kekurangan oksigen dan membusuk, yang ditandai dengan menguningnya daun bagian bawah secara perlahan disertai tekstur daun yang lembek. Lakukan penyiraman hanya ketika media tanam bagian atas setebal 2 sampai 3 cm sudah terasa kering saat disentuh, biasanya cukup 2 sampai 3 hari sekali.
Sengatan sinar matahari langsung pada jam terik (pukul 10.00 hingga 15.00) juga dapat membakar jaringan daun begonia. Gejalanya ditandai dengan daun menguning yang berubah menjadi bercak cokelat garing di bagian tepi atau tengah daun. Tanaman begonia memerlukan intensitas cahaya terang tetapi ternaungi, idealnya menggunakan paranet dengan tingkat kerapatan 60 hingga 70 persen, atau diletakkan di teras rumah yang terhindar dari paparan surya langsung.
Selain faktor air dan cahaya, media tanam yang padat serta kekurangan unsur hara seperti nitrogen dan zat besi dapat memicu penguningan daun. Gunakan formula media tanam yang sangat porous dengan campuran sekam bakar, kompos matang, dan cocopeat dengan perbandingan 2:1:1. Pemupukan rutin menggunakan bahan organik cair dengan konsentrasi encer setiap 14 hari sekali akan membantu menjaga warna hijau daun tetap pekat dan sehat sepanjang musim kemarau.