Media tanam yang ideal harus bersifat gembur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang sangat baik untuk mencegah genangan air pada akar. Campurkan tanah subur, kompos matang atau pupuk kandang yang telah terfermentasi, serta sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1 untuk menciptakan struktur media yang ideal bagi pertumbuhan akar serabut melati.
Penyiraman dilakukan secara rutin sebanyak satu hingga dua kali sehari pada musim kemarau, yaitu pada pagi atau sore hari ketika suhu udara sudah menurun. Saat memasuki musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman dan pastikan lubang drainase pot tidak tersumbat agar air hujan tidak menggenang dan memicu pembusukan akar.
Pemupukan susulan wajib diberikan secara berkala setiap empat minggu sekali menggunakan pupuk organik padat atau pupuk anorganik berimbang untuk mendukung pembentukan tunas baru. Lakukan pemangkasan bentuk secara rutin setelah masa berbunga selesai untuk merangsang pertumbuhan cabang sekunder yang menjadi tempat munculnya kuncup bunga berikutnya.