Media tanam diisi campuran tanah pucuk (topsoil), pupuk kandang sapi atau kambing yang sudah matang, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Penyiraman bibit muda dilakukan 1 sampai 2 kali sehari sebanyak 1 sampai 2 liter per tanaman pada musim kemarau, sedangkan saat musim hujan penyiraman dikurangi untuk mencegah pembusukan akar akibat genangan air.
Pemupukan rutin menggunakan pupuk organik cair setiap 2 minggu sekali dan penambahan pupuk kompos sebanyak 2 sampai 3 kg per lubang tanam setiap 3 bulan sekali akan merangsang pembentukan kuncup bunga yang lebat. Pemangkasan bentuk dan pemangkasan produksi dilakukan setiap 3 sampai 4 bulan untuk merangsang tumbuhnya tunas-tunas baru yang menjadi tempat munculnya bunga melati.
Panen bunga melati dapat dimulai saat tanaman berumur 5 sampai 6 bulan setelah tanam, dengan ciri kuncup bunga sudah membesar dan berwarna putih bersih tetapi belum mekar sempurna. Pemetikan dilakukan pada pagi hari antara pukul 06.00 sampai 09.00 WIB dengan cara memetik tangkai bunga secara hati-hati agar tidak merusak kuncup muda di sekitarnya.






