Memasuki fase pembentukan kuncup bunga atau fase generatif, fokus pemupukan diubah ke unsur hara fosfor dan kalium yang tinggi. Berikan pupuk NPK dengan formula khusus pembungaan sebanyak 5 sampai 10 gram per pot setiap 2 minggu sekali. Tebarkan secara melingkar sejajar dengan tajuk terluar tanaman, lalu siram dengan 1 liter air bersih agar butiran pupuk melarut sempurna dan mudah diserap akar.
Pengaturan dosis dan teknik pemupukan saat musim hujan memerlukan penyesuaian khusus agar hara tidak terbuang akibat pencucian. Kurangi penggunaan pupuk cair kocor dan beralihlah ke pupuk lambat lepas (slow release) sebanyak 10 gram per pot yang diberikan setiap 1 bulan sekali. Pastikan drainase media tanam berjalan lancar agar akar mawar tidak mengalami pembusukan selama tingginya curah hujan di bulan November hingga Februari.
Setelah masa pembungaan selesai, lakukan pemangkasan tangkai bunga tua (deadheading) dan berikan jeda pemupukan kimia selama 7 hingga 10 hari. Berikan kompos halus sebanyak 150 gram per tanaman untuk memulihkan kondisi mikrobioma tanah. Pola pemupukan berevolusi secara konsisten ini akan menjaga mawar tetap aktif memproduksi kuncup bunga berkualitas sepanjang tahun di iklim tropis Indonesia.






