Memasuki fase generatif saat mawar mulai memunculkan kuncup bunga, ubah komposisi nutrisi dengan mengurangi nitrogen dan meningkatkan kandungan fosfor serta kalium. Unsur hara fosfor sangat penting untuk memperkuat sistem perakaran dan merangsang pembentukan kuncup bunga, sementara kalium memastikan warna bunga lebih cerah dan kelopak lebih tahan rontok. Aplikasikan pupuk tambahan berkadar fosfor dan kalium tinggi setiap dua minggu sekali selama musim kemarau, atau kurangi frekuensinya menjadi sebulan sekali saat musim hujan agar nutrisi tidak mudah hanyut oleh air.
Teknik aplikasi pemupukan memegang peranan krusial untuk mencegah terjadinya pembakaran akar akibat konsentrasi pupuk yang terlalu pekat. Selalu taburkan pupuk di sekeliling garis luar tajuk tanaman atau parit kecil yang melingkari tanaman, jaga jarak minimal sepuluh sentimeter dari batang utama. Setelah pemberian pupuk, siram media tanam secara merata dengan air bersih secukupnya untuk membantu melarutkan unsur hara agar lebih mudah diserap oleh rambut-rambut akar mawar di dalam tanah.
Pemeliharaan rutin melalui pemangkasan sanitasi harus selalu mendahului jadwal pemupukan agar energi tanaman terfokus pada pembentukan tunas produktif. Potong ranting yang mati, sakit, atau bersilangan menggunakan gunting tajam yang telah disterilkan untuk mencegah penularan patogen. Konsultasikan dengan petugas penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian setempat untuk mendapatkan rekomendasi jenis pupuk alternatif yang paling sesuai dengan kondisi kesuburan tanah di pekarangan Anda.