Mawar, Akar Mawar Busuk: Penyebab dan Cara Mengatasinya saat Musim Hujan
whatsthatpicture / PDM

Akar Mawar Busuk: Penyebab dan Cara Mengatasinya saat Musim Hujan

Busuk akar pada mawar sering kali disebabkan oleh genangan air dan infeksi jamur di musim hujan, namun dapat diatasi dengan perbaikan drainase serta pemangkasan akar yang terinfeksi.

Jawaban singkat

Masalah busuk akar pada tanaman mawar sangat sering dijumpai di seluruh wilayah Indonesia, terutama ketika memasuki puncak musim hujan antara bulan November hingga Maret. Curah hujan yang tinggi dan terus-menerus membuat media tanam dalam pot berukuran 30 cm tertahan dalam kondisi basah lebih dari 48 jam. Lingkungan yang terlalu basah dan minim oksigen ini menjadi pemicu utama kematian jaringan akar mawar.

Ringkas: Mawar

Cahaya
Membutuhkan sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari.
Penyiraman
Siram 2 kali sehari pada minggu pertama, lalu 1 kali sehari; kurangi saat musim hujan.
Musim
Sepanjang tahun, hindari tanam saat hujan deras.
Tingkat Kesulitan
Sedang

Pemangkasan rutin dan pengendalian hama/penyakit kunci sukses budidaya mawar.

Gejala awal serangan busuk akar dapat diamati dari tajuk tanaman bagian atas. Daun-daun mawar akan menguning secara mendadak mulai dari bagian bawah, mengalami kelayuan meskipun media tanam terlihat sangat basah, dan rontok hingga 50 persen dalam kurun waktu 3 sampai 5 hari. Kuntum bunga yang sedang tumbuh sering kali membengkok, terkulai, dan gagal mekar dengan sempurna.

Untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan fisik pada sistem perakaran wajib dilakukan dengan cara membongkar media. Akar mawar yang sehat seharusnya berwarna putih kekuningan, kokoh, dan renyah saat dipatahkan. Sebaliknya, akar yang mengalami pembusukan akan berwarna cokelat tua hingga hitam, bertekstur lunak, berlendir, serta mengeluarkan aroma busuk yang menyengat.

Penyelamatan tanaman mawar harus segera dilakukan sebelum pembusukan merambat ke pangkal batang utama. Lakukan pembongkaran media tanam lama, pemangkasan akar yang mati, serta penggantian media tanam baru berstruktur poros seperti campuran sekam bakar dan pasir malang. Penanganan yang cepat dan penyiraman yang teratur sebanyak 2 kali seminggu selama masa pemulihan dapat menyelamatkan tanaman mawar Anda.

Penyebab & Cara Mengatasi

Infeksi Jamur Patogen (Pythium atau Phytophthora)

Ciri: Akar terasa sangat lunak, berlendir tebal, warna hitam pekat, dan kulit luar akar mudah terkelupas saat disentuh.

Solusi: Bongkar tanaman, cuci bersih akar, pangkas bagian akar yang berlendir, lalu rendam dalam larutan agen hayati atau pembenah tanah sebelum ditanam ulang.

Drainase Pot Tersumbat (Waterlogging)

Ciri: Air menggenang di permukaan pot lebih dari 12 jam setelah hujan, akar berwarna cokelat gelap namun tidak terlalu berlendir.

Solusi: Perbaiki lubang drainase di dasar pot, tambahkan ganjalan pecahan bata di dasar pot, dan ganti media tanam dengan racikan yang lebih berpasir.

Media Tanam Terlalu Padat dan Padat Nutrisi Unsur N

Ciri: Media tanam mengeras seperti tanah liat saat kering dan sangat becek saat hujan, akar halus tercekik dan membusuk dari ujung.

Solusi: Ganti seluruh media tanam lama dengan campuran sekam bakar, cocopeat terolah, dan pasir malang agar sirkulasi udara akar kembali lancar.

Langkah-langkah

  1. Bongkar tanaman mawar dari pot secara hati-hati, lalu bersihkan seluruh media tanam lama yang menempel pada akar menggunakan air bersih mengalir.
  2. Potong seluruh bagian akar yang berwarna hitam, lunak, atau berlendir menggunakan gunting stek steril hingga tersisa jaringan akar yang masih putih dan sehat.
  3. Pangkas sekitar 30 hingga 50 persen cabang dan daun bagian atas untuk mengurangi beban penguapan tanaman selama proses pembentukan akar baru.
  4. Tanam kembali mawar ke dalam pot yang berlubang cukup menggunakan media tanam baru yang poros (campuran sekam bakar dan pasir malang rasio 1:1) serta letakkan di tempat berteduh.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah mawar yang terkena busuk akar masih bisa diselamatkan?

Bisa, asalkan pangkal batang utama belum menghitam dan masih terdapat minimal 20 sampai 30 persen akar sehat yang tersisa.

Berapa frekuensi penyiraman mawar yang ideal di musim hujan?

Di musim hujan, mawar outdoor sering kali tidak perlu disiram manual. Cukup siram 1 sampai 2 kali seminggu jika media tanam bagian dalam mulai mengering.

Media tanam apa yang paling ampuh mencegah busuk akar mawar?

Campuran poros antara sekam bakar, kompos matang, dan pasir malang atau perlit dengan perbandingan 2:1:1 sangat efektif mengalirkan kelebihan air.

Mengapa daun mawar tetap layu padahal tanah di dalam pot sangat basah?

Itu adalah indikasi kuat busuk akar. Akar yang mati tidak mampu menyerap air, sehingga daun di atas mengalami dehidrasi meskipun tanah basah.

Pot bahan apa yang paling bagus untuk mencegah busuk akar?

Pot tanah liat (terakota) adalah pilihan terbaik saat musim hujan karena dinding pot memiliki pori-pori yang membantu penguapan kelebihan air.

Lebih lanjut tentang Mawar

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.