Memasuki musim kemarau, tantangan utama merawat mawar adalah menjaga kelembapan media tanam tanpa membuatnya tergenang. Penyiraman yang terlalu jarang membuat tanaman mengalami dehidrasi sehingga daun bawah menguning dan rontok. Sebaliknya, penyiraman yang terlalu sering tanpa drainase pot yang baik akan membusukkan akar dan menghentikan penyerapan nutrisi penting seperti nitrogen.
Selain masalah air, kebutuhan nutrisi mawar sangat spesifik dan rakus akan unsur hara makro maupun mikro. Ketika media tanam kekurangan zat besi atau nitrogen, proses fotosintesis terganggu karena pembentukan klorofil melambat, yang berujung pada menguningnya helaian daun muda maupun tua. Pemupukan rutin setiap dua minggu sekali menggunakan pupuk berimbang sangat krusial untuk menjaga kesehatan tajuk tanaman.
Diagnosis yang tepat sangat menentukan keselamatan tanaman mawar kesayangan Anda. Dengan mengamati pola kuning pada daun serta kondisi sekitar tanaman, kita bisa mengambil tindakan penyelamatan yang tepat sasaran. Mari kita pelajari bersama berbagai kemungkinan penyebab dan langkah pemulihannya agar mawar kembali rimbun dan rajin berbunga.