Lidah Buaya, Cara Mengatasi Akar Lidah Buaya Busuk di Musim Hujan
WILLPOWER STUDIOS / BY

Cara Mengatasi Akar Lidah Buaya Busuk di Musim Hujan

Pembusukan akar pada lidah buaya di musim hujan sebagian besar disebabkan oleh penyiraman berlebih dan drainase buruk, tetapi tanaman masih bisa diselamatkan melalui pemangkasan akar dan penggantian media tanam.

Jawaban singkat

Pembusukan akar pada tanaman lidah buaya (Aloe vera) merupakan kendala utama yang sering dihadapi pekebun di Indonesia, terutama saat memasuki musim hujan dengan kelembapan udara yang tinggi melebihi 80 persen. Kondisi media tanam yang terlalu basah dan tergenang membuat kadar oksigen di dalam tanah melonjak turun drastis, sehingga menciptakan lingkungan anaerob yang sangat disukai oleh mikroorganisme patogen pembusuk perakaran.

Ringkas: Lidah Buaya

Cahaya
Sinar matahari langsung minimal 6 jam/hari
Penyiraman
Siram 2-3 hari sekali, kurangi saat musim hujan
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tahan kekeringan, hindari genangan air

Gejala awal pembusukan dapat teramati dari perubahan fisik daun lidah buaya yang melunak, menggepeng, dan perlahan berubah warna dari hijau segar menjadi kekuningan atau cokelat keperakan. Saat tanaman dibongkar, akar yang terinfeksi akan terlihat berwarna kehitaman atau cokelat tua, bertekstur lembek seperti lumpur, dan mengeluarkan aroma bau busuk yang menyengat akibat pembusukan jaringan organ dalam tanaman.

Langkah awal penyelamatan wajib berfokus pada pembenahan struktur media tanam agar memiliki tingkat porositas yang sangat tinggi. Campuran media tanam yang ideal untuk wilayah tropis basah terdiri dari kombinasi 40 persen pasir malang, 40 persen sekam bakar, dan 20 persen tanah humus, serta ditempatkan pada wadah berdiameter 15 hingga 20 sentimeter yang dilengkapi lubang drainase memadai.

Selama proses pemulihan pascapengangkatan bagian yang busuk, jadwalkan penyiraman secara sangat hemat yaitu cukup 1 kali setiap 10 hingga 14 hari atau ketika media tanam sudah benar-benar kering hingga kedalaman 5 sentimeter. Letakkan pot di lokasi berteduh yang memiliki sirkulasi udara lancar serta terhindar dari paparan air hujan secara langsung agar proses pembentukan akar baru berjalan optimal.

Penyebab & Cara Mengatasi

Penyiraman Berlebih dan Drainase Buruk

Ciri: Media tanam menggenang atau sangat basah, akar berwarna hitam lembek, daun bagian bawah melunak dan terkulai layu.

Solusi: Ganti media tanam dengan campuran yang lebih porus (pasir malang dan sekam bakar), serta pangkas seluruh bagian akar yang busuk sampai bersih.

Infeksi Cendawan/Bakteri Patogen Tanah

Ciri: Pangkal batang membiru atau kehitaman, jaringan dalam leher akar berlendir, dan daun sangat mudah terlepas dari rumpun.

Solusi: Potong bagian pangkal yang terinfeksi hingga tersisa jaringan sehat berwarna putih, oleskan abu kayu atau fungisida hayati, lalu anginkan selama 2 hingga 3 hari sebelum ditanam kembali.

Ukuran Pot Terlalu Besar atau Tanpa Lubang Drainase

Ciri: Kelembapan terperangkap sangat lama di dasar wadah meski permukaan tanah tampak kering, menyebabkan pembusukan dari ujung akar paling bawah.

Solusi: Pindahkan tanaman ke pot terakota (tanah liat) yang memiliki lubang drainase di bagian dasar dengan ukuran yang sesuai dengan volume perakaran.

Langkah-langkah

  1. Bongkar tanaman lidah buaya dari dalam pot secara perlahan dan bersihkan sisa tanah tua yang menempel pada perakaran menggunakan air bersih mengalir.
  2. Gunakan gunting stek yang telah disterilkan dengan alkohol untuk memotong seluruh akar yang bertekstur lembek, berwarna hitam, dan berbau busuk sampai menyisakan akar yang sehat dan keras.
  3. Letakkan tanaman di tempat yang teduh, kering, dan memiliki sirkulasi udara baik selama 2 hingga 3 hari agar luka bekas potongan mengering dan membentuk lapisan kalus.
  4. Tanam kembali lidah buaya ke dalam pot baru dengan media tanam yang porus dan kering, lalu tahan penyiraman selama 5 hingga 7 hari pertama agar akar tidak stres.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah lidah buaya yang akarnya busuk total masih bisa diselamatkan?

Bisa, selama bagian pangkal batang utama belum membusuk total. Anda dapat memotong bagian busuk dan melakukan stek batang pada media yang kering.

Berapa frekuensi penyiraman lidah buaya saat musim hujan?

Cukup disiram 1 kali setiap 10 hingga 14 hari, atau pastikan media tanam sudah benar-benar kering sepenuhnya sebelum disiram kembali.

Mengapa daun lidah buaya berubah menjadi kemerahan dan pipih?

Hal tersebut merupakan tanda stres akibat kerusakan akar yang gagal menyerap air dan nutrisi, atau akibat paparan sinar matahari langsung saat kondisi akar terganggu.

Bolehkah lidah buaya dibiarkan terkena air hujan setiap hari?

Sangat tidak dianjurkan. Curahan air hujan yang terus-menerus akan membuat media tanam terlalu jenuh dan memicu pembusukan akar dengan cepat.

Bahan apa yang paling bagus untuk campuran media tanam lidah buaya?

Kombinasi pasir malang, sekam bakar, dan sedikit kompos dengan perbandingan 2:2:1 sangat ideal karena air dapat mengalir lancar.

Lebih lanjut tentang Lidah Buaya

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.