Penyiraman adalah faktor kunci. Siram hanya saat media tanam benar-benar kering, biasanya setiap 7-10 hari sekali di musim kemarau, dan setiap 14-21 hari sekali di musim hujan. Gunakan pot dengan lubang drainase dan media tanam campuran tanah, pasir, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Jangan biarkan air menggenang di dalam pot karena dapat menyebabkan busuk akar.
Pemupukan dilakukan setiap 2-3 bulan sekali menggunakan pupuk organik cair atau pupuk NPK seimbang (misal 10-10-10) dengan dosis setengah dari rekomendasi. Aplikasikan setelah penyiraman agar tidak membakar akar. Pemangkasan daun tua atau yang mengering juga perlu dilakukan untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Gunakan pisau bersih yang sudah disterilkan.
Perbanyakan lidah buaya paling mudah melalui anakan (offset) yang tumbuh di pangkal tanaman induk. Pisahkan anakan yang sudah memiliki minimal 3-4 daun dan akar, lalu tanam di pot terpisah. Lakukan di awal musim kemarau agar anakan cepat beradaptasi. Dengan perawatan yang tepat, lidah buaya bisa tumbuh subur dan menghasilkan daun tebal yang kaya gel.