Pilih bibit lidah buaya dari anakan (offset) yang berukuran minimal 15 cm dengan 3-5 daun sehat. Gunakan media tanam porous: campuran tanah, pasir, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Tanam dalam pot berdiameter minimal 30 cm dengan lubang drainase. Siram secukupnya 2-3 hari sekali, hindari genangan air karena dapat menyebabkan busuk akar.
Letakkan lidah buaya di tempat yang mendapat sinar matahari langsung minimal 6 jam sehari. Pemupukan dilakukan setiap 2-3 bulan dengan pupuk organik cair atau NPK seimbang (15-15-15) setengah dosis anjuran. Perbanyak tanaman dengan memisahkan anakan yang sudah berakar minimal 3 daun. Hama yang sering menyerang adalah kutu putih dan tungau; kendalikan dengan semprotan air sabun atau minyak neem.
Panen daun lidah buaya dapat dilakukan setelah tanaman berumur 8-12 bulan. Pilih daun bagian bawah yang sudah tua (tebal dan berdaging). Potong pangkal daun dengan pisau bersih, biarkan getah kuning (aloin) menetes selama 30 menit sebelum diolah. Satu tanaman dapat dipanen 3-4 daun setiap 2-3 bulan. Jangan memanen lebih dari 30% daun agar tanaman tetap tumbuh optimal.