Daun Kamboja Menguning: Penyebab & Cara Mengatasi

Daun kamboja yang menguning saat kemarau bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Kenali cirinya dan atasi dengan tepat.

Jawaban singkat

Kamboja (Plumeria) adalah tanaman hias tropis yang populer di Indonesia. Saat musim kemarau, daunnya sering menguning. Jangan panik, ini bisa normal atau tanda masalah. Kenali penyebabnya agar penanganan tepat.

Ringkas: Kamboja

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam/hari
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Sepanjang tahun, berbunga puncak di musim kemarau
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tahan kekeringan, tidak tahan genangan

Penyebab paling umum adalah stres air karena penyiraman kurang. Ciri: daun bawah menguning dulu, kering, dan rontok. Frekuensi penyiraman saat kemarau perlu ditingkatkan menjadi 2-3 kali seminggu, tergantung media tanam. Pastikan drainase baik agar tidak tergenang.

Penyebab kedua adalah kekurangan unsur hara, terutama nitrogen. Ciri: daun muda menguning merata, pertumbuhan lambat. Beri pupuk NPK seimbang (misal 15-15-15) setiap 2 minggu sekali dengan dosis sesuai label. Pupuk organik seperti kompos juga membantu.

Penyebab ketiga adalah serangan hama seperti kutu putih atau tungau. Ciri: ada bercak kuning tidak merata, kadang ada lapisan lilin atau sarang laba-laba. Semprot dengan insektisida nabati seperti ekstrak daun mimba atau sabun insektisida. Ulangi seminggu sekali hingga bersih.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kekurangan air (stres kekeringan)

Ciri: Daun bagian bawah menguning, layu, kering, lalu rontok. Tanah kering dan retak.

Solusi: Siram lebih sering, 2-3 kali seminggu saat kemarau. Beri mulsa untuk menjaga kelembaban tanah.

Kekurangan unsur hara (terutama nitrogen)

Ciri: Daun muda menguning merata, pertumbuhan lambat, daun kecil.

Solusi: Pupuk NPK seimbang setiap 2 minggu. Tambahkan kompos atau pupuk kandang setiap 3 bulan.

Serangan hama (kutu putih, tungau)

Ciri: Bercak kuning tidak merata, ada lapisan lilin atau benang halus. Daun menggulung.

Solusi: Semprot dengan insektisida nabati (ekstrak daun mimba) atau sabun insektisida. Ulangi 1 minggu sekali.

Langkah-langkah

  1. Periksa daun yang menguning: apakah daun tua atau muda? Apakah ada bercak atau hama?
  2. Cek kelembaban tanah: jika kering, siram lebih sering. Jika basah, kurangi penyiraman.
  3. Berikan pupuk NPK seimbang jika daun menguning merata tanpa tanda hama.
  4. Jika ada hama, semprot dengan pestisida nabati dan isolasi tanaman dari tanaman lain.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun kamboja menguning saat kemarau selalu berbahaya?

Tidak. Daun bawah yang menguning dan rontok di musim kemarau bisa normal sebagai adaptasi mengurangi penguapan. Namun jika banyak daun menguning, perlu dicari penyebabnya.

Bagaimana cara membedakan kekurangan air dan kelebihan air?

Kekurangan air: tanah kering, daun layu dan kering. Kelebihan air: tanah basah, daun menguning tapi lembek, bisa ada busuk akar.

Berapa kali harus menyiram kamboja saat kemarau?

Siram 2-3 kali seminggu, pastikan air meresap hingga akar. Jika media tanam porous, bisa lebih sering. Kurangi jika hujan turun.

Pupuk apa yang bagus untuk kamboja agar daun tidak kuning?

Pupuk NPK seimbang (misal 15-15-15) atau pupuk khusus bunga. Beri setiap 2 minggu sekali. Pupuk organik seperti kompos juga baik.

Apa yang harus dilakukan jika ada hama pada kamboja?

Semprot dengan pestisida nabati (ekstrak daun mimba, bawang putih) atau sabun insektisida. Ulangi seminggu sekali. Potong bagian yang terserang parah.

Apakah kamboja perlu dipangkas saat daun menguning?

Ya, pangkas daun yang kuning dan kering untuk mengurangi beban tanaman dan merangsang tunas baru. Pangkas juga cabang yang terlalu rimbun.

Lebih lanjut tentang Kamboja

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.