Penyiraman tanaman kamboja harus disesuaikan secara cermat dengan pergantian musim di Indonesia. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman sebanyak 2 hingga 3 kali dalam seminggu dengan volume secukupnya hingga media lembap tetapi tidak menggenang. Sebaliknya, saat memasuki musim hujan, frekuensi penyiraman harus dikurangi drastis atau bahkan dihentikan jika tanaman ditanam langsung di tanah terbuka.
Media tanam yang ideal untuk kamboja adalah campuran yang memiliki porositas tinggi agar drainase berjalan lancar. Gunakan perbandingan 1 bagian tanah humus, 1 bagian sekam bakar, dan 1 bagian pasir kasar atau pasir malang. Pemupukan berkala dapat diberikan setiap 4 sampai 6 minggu sekali menggunakan pupuk organik matang atau pupuk majemuk NPK dengan dosis terukur untuk menutrisi batang dan merangsang pembentukan kuncup bunga.
Pemangkasan merupakan langkah penting dalam perawatan kamboja untuk merangsang pemekaran cabang baru dan merapikan tajuk tanaman. Waktu terbaik untuk pemangkasan adalah pada awal musim kemarau, sekitar bulan April atau Mei. Pemangkasan ini juga berfungsi membuang bagian tanaman yang terserang penyakit karat daun (*Coleosporium plumeriae*) yang sering muncul saat kelembapan udara meningkat.






