Pembuatan media tanam kamboja membutuhkan kombinasi bahan yang poros untuk mencegah pembusukan akar. Campurkan tanah topsoil, pasir malang atau sekam bakar, dan pupuk kandang matang dengan perbandingan 1:1:1 ke dalam pot berdiameter minimal 40 sentimeter atau lubang tanam berukuran 50x50x50 sentimeter di tanah langsung. Pastikan dasar pot memiliki lubang drainase yang cukup agar air siraman tidak tergenang.
Perawatan harian kamboja berfokus pada kecukupan sinar matahari langsung minimal 6 jam sehari. Penyiraman dilakukan cukup 1 sampai 2 kali seminggu pada musim kemarau, dan hindari penyiraman saat musim hujan jika media masih basah. Pemberian pupuk organik padat atau pupuk kaya fosfor dan kalium dapat dilakukan setiap 2 bulan sekali sebanyak 100 sampai 200 gram per tanaman untuk merangsang pembungaan yang lebat.
Pemangkasan berkala pada akhir musim hujan atau awal kemarau sangat berguna untuk membentuk percabangan baru yang lebih rimbun. Kamboja biasanya mulai belajar berbunga pada umur 6 hingga 12 bulan setelah penanaman stek, dan bunganya dapat dipanen atau dinikmati kesegarannya sepanjang tahun. Dengan sanitasi kebun yang baik, kamboja akan terhindar dari penyakit busuk batang dan serangan kutu kebul.






