Memasuki fase generatif atau pembungaan, yang umumnya terpicu oleh perubahan suhu dan pencahayaan transisi musim, kebutuhan nutrisi kaktus bergeser ke unsur Fosfor dan Kalium yang lebih tinggi. Pengaplikasian pupuk dilakukan dengan frekuensi 3 sampai 4 minggu sekali, diberikan pada media tanam yang sudah dalam kondisi agak lembap agar perakaran kaktus tidak kaget atau terbakar.
Saat memasuki puncaknya musim hujan dengan kelembapan udara di atas 80 persen, kaktus akan memperlambat metabolisme dan memasuki fase dormansi parsial. Pada periode ini, pemupukan harus dihentikan sepenuhnya selama 2 hingga 3 bulan karena perakaran kaktus tidak mampu menyerap nutrisi secara optimal, sehingga sisa garam pupuk justru berisiko memicu pembusukan akar.
Pemberian bahan organik cair atau pembenah tanah berbasis asam humat juga bisa diaplikasikan 2 bulan sekali pada media tanam yang porous untuk menjaga populasi mikroba menguntungkan. Pastikan penyiraman larutan pupuk selalu dilakukan pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 WIB agar sisa kelembapan pada permukaan media tanam segera menguap tersapu sinar matahari.






