Sebagai langkah awal diagnosis, mari kita perhatikan bagian yang menguning dan teksturnya secara berkala setiap tiga hari sekali. Apakah pangkalnya lunak seperti agar-agar, atau justru kering dan keriput di bagian atas? Jawaban atas pertanyaan ini akan memandu kita pada diagnosis diferensial yang tepat, apakah masalahnya terletak pada kelembapan media tanam, intensitas pencahayaan matahari, atau gangguan organisme pengganggu tanaman.
Media tanam yang terlalu padat dan jarang diganti juga menjadi pemicu umum menguningnya kaktus akibat akar yang kekurangan oksigen. Selama musim kemarau yang terik, penyiraman yang terlalu sering tanpa melihat kondisi media membuat drainase pot tersumbat, sehingga akar mulai membusuk secara perlahan sebelum gejalanya naik ke bagian jaringan atas dan merubah warna hijau menjadi kuning kecokelatan.
Untuk memulihkan kaktus yang menguning, kita perlu melakukan tindakan penyelamatan yang sistematis mulai dari memotong bagian yang rusak hingga mengganti media tanam dengan campuran pasir malang, sekam bakar, dan kompos dengan perbandingan dua banding satu banding satu. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang memadai agar air sisa penyiraman dapat mengalir dengan lancar keluar pot setiap kali Anda menyiram tanaman ini.