Langkah pertama: pilih bibit kaktus sehat dari stek batang, anakan, atau biji. Stek batang paling mudah: potong batang sepanjang 10-15 cm, biarkan luka mengering selama 3-7 hari di tempat teduh agar tidak busuk. Siapkan pot berdiameter 15-20 cm dengan lubang drainase. Media tanam ideal: campuran 50% sekam bakar, 30% pasir malang, dan 20% pupuk kandang matang. Isi pot setinggi 2/3, lalu tanam stek sedalam 2-3 cm. Jangan disiram dulu selama 1 minggu agar akar tumbuh.
Setelah 1 minggu, siram secukupnya (sekitar 100 ml per pot) seminggu sekali pada musim kemarau, dan 2 minggu sekali saat musim hujan. Pastikan tanah benar-benar kering sebelum disiram lagi. Beri pupuk NPK 16-16-16 dosis rendah (1 gram per liter air) sebulan sekali pada musim kemarau. Kaktus tumbuh lambat, butuh 1-2 tahun untuk mencapai ukuran dewasa. Hama yang sering muncul: kutu putih dan tungau. Semprot dengan insektisida nabati (misal ekstrak daun nimba) seminggu sekali jika ada serangan.
Panen kaktus sebenarnya tidak lazim karena kaktus hias dinikmati sebagai tanaman hias. Namun, beberapa jenis seperti kaktus buah (dragon fruit) menghasilkan buah setelah 1-2 tahun. Untuk kaktus hias, 'panen' bisa berarti perbanyakan anakan atau stek baru. Stek bisa dipotong saat tanaman sudah memiliki 3-4 cabang. Simpan kaktus di tempat terkena sinar matahari langsung, hindari genangan air. Dengan perawatan tepat, kaktus bisa hidup bertahun-tahun.