Hama utama seperti kutu putih biasanya bersembunyi di lipatan batangan atau celah duri kaktus yang terlindungi. Pengamatan rutin setidaknya 2 kali seminggu pada pagi hari sangat dianjurkan untuk mendeteksi koloni awal sebelum hama meluas dan merusak jaringan kulit kaktus secara permanen.
Pengendalian hama pada kaktus membutuhkan pendekatan mekanis dan sanitasi lingkungan yang disiplin. Penyiraman yang berlebihan saat tanaman terinfeksi dapat mempercepat pembusukan sekunder akibat jamur, sehingga frekuensi penyiraman harus dikurangi menjadi 10 hingga 14 hari sekali selama masa pemulihan.
Isolasi tanaman yang terinfeksi minimal seluas radius 1 meter dari koleksi tanaman sehat lainnya selama 21 hari untuk memutus siklus hidup hama. Pembersihan manual menggunakan kuas halus yang dibasahi larutan sabun lembut atau alkohol 70 persen sangat efektif menekan populasi hama pada tingkat serangan awal.






