Kutu putih: muncul sebagai gumpalan putih mirip kapas di areola atau sela duri. Tanaman tampak kusam, pertumbuhan terhambat, dan ada embun madu (cairan lengket) yang bisa memicu jamur jelaga. Serangan berat menyebabkan daun menguning dan rontok. Kutu putih aktif sepanjang tahun, terutama saat kelembaban rendah.
Tungau merah: sangat kecil, sulit dilihat mata telanjang, berwarna merah atau oranye. Ciri khasnya adalah anyaman halus seperti sarang laba-laba di permukaan batang atau duri. Daun (jika ada) menjadi berbintik kuning atau perak. Serangan parah menyebabkan jaringan mengering dan mati. Tungau menyukai kondisi kering dan panas.
Kutu sisik: berbentuk bulat atau lonjong, cokelat atau putih, melekat erat di batang. Mereka tidak bergerak dan tampak seperti bintil. Tanaman menguning, layu, dan pertumbuhan terhambat. Kutu sisik juga mengeluarkan embun madu. Serangan berat bisa mematikan kaktus.