Penyiraman yang ideal di musim kemarau dilakukan 1-2 kali sehari pada pagi hari sebelum jam 08.00 WIB dan sore hari setelah jam 15.00 WIB dengan volume sekitar 2-3 liter per meter persegi lahan. Kekurangan air berlebih membuat daun tua berwarna kuning pucat akibat terhambatnya translokasi nitrogen dan kalium dalam jaringan tanaman.
Pemupukan susulan pada umur 21 dan 45 hari setelah tanam menggunakan pupuk organik cair sebanyak 200 ml per rumpun atau pemupukan berimbang sangat disarankan untuk mencegah klorosis. Pastikan drainase guludan setinggi 30 cm tetap bersih agar sirkulasi udara di area perakaran berjalan optimal meski ada penyiraman rutin.
Sanitasikan lahan secara berkala setiap 7 hari sekali dengan membersihkan gulma dan merempes daun bagian bawah yang sudah terserang bercak kuning. Langkah proteksi dini ini efektif menekan perkembangan vektor penyakit seperti kutu daun yang berkembang pesat pada suhu udara hangat berkisar 25-28 derajat Celsius.





