Penyebab pertama: kutu daun (Aphids). Kutu daun kecil berwarna hijau, hitam, atau kuning biasanya mengerubungi pucuk daun dan tangkai. Daun jadi keriting ke bawah, menguning, dan lengket karena embun madu. Periksa bagian bawah daun, jika ada kutu, semprot dengan air bertekanan atau gunakan sabun insektisida nabati (larutan sabun+minyak neem).
Penyebab kedua: tungau (mite). Tungau sangat kecil, hampir tak terlihat, tapi meninggalkan jaring halus di sela daun. Daun keriting, berbintik kuning, lalu mengering. Serangan parah di musim kemarau. Atasi dengan menjaga kelembaban dengan mulsa atau semprot air secara rutin. Gunakan predator alami seperti kumbang Coccinella.
Penyebab ketiga: virus (misal: Celery Mosaic Virus). Virus ditularkan kutu daun. Daun keriting disertai mosaik kuning-hijau, pertumbuhan terhambat. Tidak ada obat, cabut dan bakar tanaman terinfeksi. Cegah dengan mengendalikan kutu daun dan menggunakan benih bebas virus.