Pengolahan tanah dilakukan 14 hari sebelum tanam dengan membuat bedengan setinggi 30 cm dan lebar 100 cm, serta menambahkan 10 hingga 15 kilogram pupuk kandang matang per meter persegi. Jarak tanam ideal pada musim kemarau adalah 50 x 60 cm, sedangkan pada musim hujan diperlebar menjadi 60 x 70 cm untuk menjaga sirkulasi udara dan mengurangi kelembapan tinggi yang memicu pembusukan.
Perawatan harian mencakup penyiraman rutin 1 sampai 2 kali sehari pada pagi dan sore hari saat musim kemarau, serta pemupukan susulan setiap 7 hingga 10 hari sekali menggunakan pupuk organik cair atau pupuk NPK seimbang. Pemasangan ajir bambu setinggi 1,5 meter harus dilakukan sejak tanaman berumur 10 hingga 14 hari setelah tanam agar batang tomat tidak roboh saat mulai berbuah lebat.
Perempelan tunas air dilakukan seminggu sekali untuk memfokuskan nutrisi pada pembentukan buah utama. Buah tomat dapat mulai dipanen pada umur 75 hingga 90 hari setelah tanam, ditandai dengan warna buah yang berubah dari hijau menjadi kekuningan atau kemerahan. Pemanenan sebaiknya dilakukan setiap 3 hari sekali pada pagi hari menggunakan gunting setek yang bersih.