Dalam praktiknya di lapangan, kita harus membedakan dengan cermat apakah keriting pada daun tomat disebabkan oleh serangan hama pengisap daun, infeksi virus, atau sekadar ketidakseimbangan pasokan air serta unsur hara. Setiap faktor penyebab meninggalkan ciri khas fisik yang berbeda pada lembaran daun, mulai dari arah penggulungan, perubahan warna, hingga tekstur daun saat diraba menggunakan tangan.
Untuk penanganan yang efektif selama musim kemarau, lakukan pengamatan rutin setiap tiga hari sekali pada bagian pucuk tanaman dan sisi bawah daun tempat hama biasanya bersembunyi. Pastikan juga penyiraman dilakukan secara konsisten sebanyak satu hingga dua kali sehari pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembapan tanah tanpa membuat akar mengalami genangan yang memicu stres.
Jika ditemukan tanaman yang menunjukkan gejala infeksi virus parah dengan daun keriting kerdil dan menguning, langkah terbaik adalah mencabut dan memusnahkan tanaman tersebut agar tidak menjadi sumber penularan bagi tanaman tomat sehat lainnya di sekitar lahan. Selalu konsultasikan dengan petugas penyuluh pertanian lapangan di BPP setempat untuk mendapatkan rekomendasi pengendalian hama dan penyakit yang paling bijak dan ramah lingkungan.