Memasuki fase vegetatif umur 0 hingga 3 minggu setelah tanam, fokus pemupukan bertumpu pada perangsangan akar dan pembentukan tajuk tanaman. Pemberian unsur Nitrogen dan Fosfor secara seimbang melalui metode kocor dilakukan setiap 7 hari sekali. Penyiraman larutan pupuk ini disarankan sebanyak 200 mililiter per lubang tanam pada pagi hari agar penyerapan hara oleh akar muda berlangsung maksimal.
Saat tanaman tomat memasuki fase generatif awal pada umur 4 hingga 6 minggu setelah tanam, pembungaan mulai terjadi secara serentak. Pada fase ini, konsentrasi Nitrogen harus dikurangi dan konsentrasi Fosfor serta Kalium ditingkatkan untuk memperkuat tangkai bunga dan mencegah kerontokan. Pengocoran tetap dilakukan secara rutin dengan interval 7 hingga 10 hari sekali tergantung pada kondisi kelembapan media tanam.
Fase pembuahan dan pemanenan yang berlangsung dari umur 7 minggu hingga panen selesai membutuhkan pasokan Kalium tinggi serta Kalsium tambahan. Unsur Kalium berperan meningkatkan bobot dan rasa manis buah, sedangkan Kalsium mencegah timbulnya pembusukan ujung buah. Pemupukan rutin setiap 10 hari sekali hingga masa panen usai pada umur 90 hingga 100 hari setelah tanam akan menjaga produktivitas tanaman tetap stabil.






