Memasuki umur 14 hingga 21 hari setelah tanam (HST), tanaman bit memerlukan unsur nitrogen sedang untuk merangsang pembentukan daun awal, yang diberikan sebanyak 5 gram pupuk tunggal per tanaman. Namun, pemberian nitrogen berlebih harus dihindari agar energi tanaman tidak dihabiskan hanya untuk menumbuhkan daun yang rimbun tanpa menghasilkan umbi besar.
Pada fase pembesaran umbi di umur 30 hingga 45 HST, alihkan fokus pemupukan pada unsur fosfor dan kalium tinggi. Berikan pupuk susulan kedua dengan porsi kalium lebih tinggi sekitar 10 gram per tanaman guna meningkatkan kadar gula serta kepadatan daging umbi bit, disiramkan merata di sekeliling tajuk tanaman.
Selain unsur hara makro, tanaman bit sangat peka terhadap kekurangan mikro boron yang menyebabkan pembusukan atau rongga hitam di dalam umbi. Pemberian pupuk mikro yang mengandung boron sebanyak 1 hingga 2 gram per liter air melalui penyemprotan daun pada umur 25 dan 40 HST sangat disarankan untuk menjaga kualitas umbi saat panen di umur 60 hingga 75 HST.