Pada tahun pertama hingga ketiga, berikan pupuk NPK (15-15-15) sebanyak 200-300 gram per pohon setiap 3 bulan. Campurkan dengan pupuk organik seperti kotoran ayam atau sapi sebanyak 5-10 kg per pohon per tahun. Aplikasi dilakukan dengan cara membuat alur melingkar di sekitar tajuk pohon, lalu tutup dengan tanah. Pada musim kemarau, siram tanaman sehari sebelum pemupukan agar pupuk lebih mudah terserap.
Setelah pohon berumur 4 tahun atau lebih, dosis pupuk ditingkatkan menjadi 500-1000 gram NPK per pohon per aplikasi, diberikan 2-3 kali setahun (awal musim hujan, pertengahan musim hujan, dan awal musim kemarau). Tambahkan pupuk kandang 10-20 kg per pohon per tahun. Untuk merangsang pembungaan, berikan pupuk dengan kandungan fosfor tinggi (misal SP-36) 100-200 gram per pohon menjelang musim kemarau.
Perhatikan gejala kekurangan unsur hara: daun menguning (kekurangan N), daun merah keunguan (kekurangan P), atau tepi daun kering (kekurangan K). Jika terjadi, segera tambahkan pupuk sesuai kebutuhan. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat menyebabkan pertumbuhan vegetatif yang berlebihan dan mengurangi produksi buah. Selalu gunakan pupuk sesuai dosis yang dianjurkan dan konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.