Panduan Pemupukan Jengkol yang Tepat

Pemupukan jengkol yang tepat meningkatkan produksi buah dan kesehatan pohon, berikut panduan lengkap untuk petani Indonesia.

Jawaban singkat

Jengkol (Archidendron pauciflorum) merupakan tanaman tahunan yang populer di Indonesia. Agar berbuah lebat, pemupukan harus dilakukan secara teratur sejak penanaman hingga panen. Pupuk utama yang dibutuhkan adalah nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), serta unsur mikro seperti magnesium dan kalsium. Pemupukan pertama dilakukan saat tanam dengan pupuk kandang atau kompos sebanyak 10-20 kg per lubang tanam.

Ringkas: Jengkol

Cahaya
Naungan 50% saat muda, sinar penuh saat dewasa
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Tanam awal musim hujan (Oktober-November), panen di musim kemarau
Tingkat Kesulitan
Sedang

Perlu lahan luas, perawatan rutin, dan kesabaran menunggu panen

Pada tahun pertama hingga ketiga, berikan pupuk NPK (15-15-15) sebanyak 200-300 gram per pohon setiap 3 bulan. Campurkan dengan pupuk organik seperti kotoran ayam atau sapi sebanyak 5-10 kg per pohon per tahun. Aplikasi dilakukan dengan cara membuat alur melingkar di sekitar tajuk pohon, lalu tutup dengan tanah. Pada musim kemarau, siram tanaman sehari sebelum pemupukan agar pupuk lebih mudah terserap.

Setelah pohon berumur 4 tahun atau lebih, dosis pupuk ditingkatkan menjadi 500-1000 gram NPK per pohon per aplikasi, diberikan 2-3 kali setahun (awal musim hujan, pertengahan musim hujan, dan awal musim kemarau). Tambahkan pupuk kandang 10-20 kg per pohon per tahun. Untuk merangsang pembungaan, berikan pupuk dengan kandungan fosfor tinggi (misal SP-36) 100-200 gram per pohon menjelang musim kemarau.

Perhatikan gejala kekurangan unsur hara: daun menguning (kekurangan N), daun merah keunguan (kekurangan P), atau tepi daun kering (kekurangan K). Jika terjadi, segera tambahkan pupuk sesuai kebutuhan. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat menyebabkan pertumbuhan vegetatif yang berlebihan dan mengurangi produksi buah. Selalu gunakan pupuk sesuai dosis yang dianjurkan dan konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.

Langkah-langkah

  1. Siapkan pupuk dasar: pupuk kandang/kompos 10-20 kg per lubang tanam saat penanaman.
  2. Tahun 1-3: beri NPK 200-300 gram/pohon setiap 3 bulan, ditambah pupuk organik 5-10 kg/pohon/tahun.
  3. Tahun 4+: beri NPK 500-1000 gram/pohon 2-3 kali setahun, pupuk organik 10-20 kg/pohon/tahun.
  4. Untuk pembungaan: beri SP-36 100-200 gram/pohon menjelang musim kemarau.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk jengkol?

Pemupukan dilakukan 2-3 kali setahun: awal musim hujan, pertengahan musim hujan, dan awal musim kemarau.

Apa yang terjadi jika jengkol kelebihan pupuk nitrogen?

Pertumbuhan daun subur tetapi buah sedikit. Kurangi dosis N dan tambah P dan K.

Bisakah menggunakan pupuk kandang saja tanpa pupuk kimia?

Bisa, tetapi produksi buah mungkin lebih rendah. Kombinasi organik dan anorganik lebih optimal.

Bagaimana cara mengatasi daun jengkol menguning?

Daun kuning menandakan kekurangan N. Beri pupuk urea atau NPK tinggi N, 100-200 gram per pohon.

Apakah jengkol perlu dipupuk saat musim kemarau?

Ya, tetapi kurangi dosis dan siram dulu sebelum pemupukan. Pemupukan ringan tetap diperlukan.

Berapa umur jengkol mulai berbuah?

Jengkol mulai berbuah pada umur 4-5 tahun jika dirawat baik, termasuk pemupukan rutin.

Lebih lanjut tentang Jengkol

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.