Labu, Panduan Pemupukan Labu yang Tepat per Fase Tumbuh
Alexas Fotos / Pexels

Panduan Pemupukan Labu yang Tepat per Fase Tumbuh

Pemupukan labu yang tepat per fase tumbuh berfokus pada pemberian pupuk dasar organik serta penyesuaian hara makro Nitrogen, Fosfor, dan Kalium secara berkala.

Jawaban singkat

Pengolahan tanah awal merupakan fondasi utama dalam pemupukan tanaman labu di iklim tropis Indonesia. Dua minggu sebelum tanam, campurkan 10 hingga 15 kg pupuk kandang yang telah terfermentasi sempurna ke dalam setiap lubang tanam atau guludan. Langkah awal ini memperbaiki struktur tanah dan menyediakan cadangan hara perlahan sepanjang masa tanam, baik pada musim kemarau maupun musim hujan.

Ringkas: Labu

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6-8 jam per hari
Penyiraman
Siram 2-3 kali sehari saat kemarau, 1 kali saat hujan
Musim
Awal musim hujan (Sep-Nov) atau akhir kemarau (Mar-Mei)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman merambat, perlu ajir atau para-para

Pada fase vegetatif yang berlangsung dari umur 7 hingga 21 hari setelah tanam, tanaman labu membutuhkan asupan Nitrogen dan Fosfor yang cukup untuk pembentukan akar serta daun yang kuat. Berikan pemupukan susulan berupa larutan NPK seimbang sebanyak 5 gram per tanaman setiap 7 hari sekali secara dikocor. Penyiraman pupuk kocor ini dilakukan pada pagi hari agar penyerapan hara oleh akar berjalan optimal.

Memasuki fase pembungaan pada umur 28 hingga 42 hari setelah tanam, komposisi pupuk perlu diubah dengan mengurangi porsi Nitrogen dan meningkatkan porsi Kalium serta Fosfat. Aplikasi pupuk dengan porsi Kalium lebih tinggi sebanyak 10 gram per tanaman diberikan setiap 10 hari sekali. Pengurangan Nitrogen pada fase ini bertujuan untuk mencegah pembentukan daun berlebih yang dapat memicu kerontokan calon bunga dan buah muda.

Fase pembesaran hingga pematangan buah pada umur 45 hari setelah tanam memerlukan hara Kalium yang dominan untuk meningkatkan bobot, ketebalan daging, dan rasa manis buah labu. Dosis pupuk Kalium ditingkatkan menjadi 15 gram per tanaman secara ditabur pada parit melingkar sejauh 20 cm dari pangkal batang setiap 10 hari sekali. Pemupukan dihentikan sekitar 10 hari sebelum panen tiba agar kualitas buah siap simpan tetap terjaga.

Langkah-langkah

  1. Siapkan lubang tanam dengan mencampur 10-15 kg pupuk organik matang dua minggu sebelum benih ditanam.
  2. Kocorkan pupuk NPK seimbang dosis 5 gram per tanaman setiap minggu pada umur 7-21 hari setelah tanam.
  3. Beralih ke pupuk tinggi Kalium dan Fosfat dosis 10 gram per tanaman setiap 10 hari pada fase pembungaan umur 28-42 HST.
  4. Berikan pupuk Kalium dosis 15 gram per tanaman setiap 10 hari pada fase pembesaran buah hingga 10 hari sebelum panen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk kandang pada tanaman labu?

Pupuk kandang matang terbaik diberikan saat pengolahan tanah atau 14 hari sebelum benih ditanam.

Mengapa bunga labu sering rontok setelah dipupuk?

Kerontokan bunga umumnya disebabkan oleh pemberian unsur Nitrogen yang terlalu tinggi pada fase pembungaan.

Bolehkah memupuk tanaman labu menggunakan pupuk organik cair?

Sangat boleh, pupuk organik cair dapat dikocorkan setiap 7 hingga 10 hari sekali sebagai pelengkap hara harian.

Bagaimana tanda tanaman labu mengalami kelebihan dosis pupuk?

Tanda kelebihan pupuk antara lain pinggir daun menggulung, berwarna cokelat gosong, dan tanaman layu mendadak.

Apakah pemupukan labu berbeda antara musim hujan dan musim kemarau?

Pada musim hujan fokuskan pemupukan dengan cara tabur atau benam, sedangkan pada musim kemarau pemupukan kocor lebih efektif.

Lebih lanjut tentang Labu

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.