Fase vegetatif awal berumur 15 sampai 20 hari setelah tanam (HST) memerlukan kecukupan Nitrogen untuk pembentukan batang dan daun yang kokoh. Pemupukan susulan pertama dilakukan dengan membenamkan pupuk di samping garitan tanaman sejauh 5 centimeter lalu ditutup tanah ringan. Pemupukan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan pendangiran rumput liar pertama.
Saat tanaman kentang memasuki fase inisiasi dan pembentukan umbi pada umur 30 hingga 40 HST, kebutuhan hara Kalium meningkat drastis. Berikan pupuk susulan kedua yang kaya Kalium untuk memicu pembelahan sel umbi secara efisien. Lakukan bersamaan dengan proses pembumbunan tanah agar pangkal batang tertutup rapat dan umbi tidak terkena sinar matahari.
Fase pembesaran umbi berlangsung intensif pada umur 45 hingga 60 HST sebelum pemupukan dihentikan total pada umur 70 HST. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman rutin 2 hari sekali setelah pemupukan agar nutrisi terlarut sempurna di zona perakaran. Sebaliknya, pada musim hujan pastikan drainase antar guludan lancar agar air tidak menggenang dan menyebabkan pembusukan umbi.






