Pembedaan gejala secara teliti sangat diperlukan agar tindakan pengendalian yang dilakukan tidak salah sasaran. Keriting akibat Potato Leafroll Virus membuat daun bagian bawah menggulung kaku ke atas dengan tekstur renyah saat diremas. Sebaliknya, serangan hama tungau atau kutu daun membuat pucuk daun muda terlipat ke bawah dengan tekstur yang tetap lentur dan terkadang disertai perubahan warna keperakan di balik permukaan daun.
Penyiraman tanaman kentang secara teratur sebanyak 2 sampai 3 liter per tanaman setiap 2 hari sekali pada pagi hari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB sangat dianjurkan selama musim kemarau. Pola penuangan air yang konsisten ini menjaga kestabilan tekanan sel tanaman sehingga tidak mudah layu saat terpapar sinar matahari terik berdurasi lebih dari 8 jam sehari di dataran tinggi.
Sanitasi lahan dari gulma di sekitar area bedengan seluas radius 5 meter dan pemasangan perangkap kuning berperekat sebanyak 40 lembar per hektar efektif menekan penyebaran vektor. Pengamatan kebun secara berkala dengan frekuensi minimal 2 kali seminggu membantu petani mendeteksi serangan dini sebelum virus menyebar luas ke seluruh areal pertanaman kentang.






