Penyebab utama daun kentang menguning di musim kemarau adalah tidak seimbangnya pasokan air dan unsur hara di dalam tanah. Suhu tanah yang tinggi akibat terik matahari membuat penguapan meningkat cepat, sementara ketersediaan air irigasi sering kali terbatas. Petani perlu mengenali gejala spesifik di lapangan untuk membedakan apakah tanaman kekurangan air, kekurangan pupuk, atau terserang organisme pengganggu tanaman.
Langkah awal penyelamatan dimulai dengan memperbaiki manajemen pengairan menggunakan sistem irigasi tatas air atau pengocoran terukur sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Selain itu, pemberian tambahan pupuk susulan kaya nitrogen dan unsur mikro sangat dianjurkan untuk memulihkan warna hijau daun, disertai pembersihan gulma di sekitar perakaran agar tidak berebut nutrisi.
Pencegahan jangka panjang dapat dilakukan dengan menerapkan rotasi tanaman, menggunakan benih bersertifikat yang tahan terhadap cekaman lingkungan, dan mengaplikasikan mulsa organik jerami di atas bedengan untuk menekan penguapan air tanah. Dengan ketelitian dalam memantau kesehatan daun setiap hari, tanaman kentang dapat tetap tumbuh subur dan menghasilkan umbi berkualitas tinggi.






