Kangkung, Panduan Lengkap Pemupukan Kangkung yang Tepat per Fase Tumbuh
Likeboss lertpongsaporn / Pexels

Panduan Lengkap Pemupukan Kangkung yang Tepat per Fase Tumbuh

Pemupukan kangkung yang tepat per fase pertumbuhan dapat meningkatkan hasil panen hingga dua kali lipat dan menjaga daun tetap hijau segar.

Jawaban singkat

Fase olah tanah atau pemupukan dasar merupakan fondasi utama keberhasilan budidaya kangkung. Pada tahap ini, campurkan pupuk kandang matang atau kompos sebanyak 10 hingga 15 ton per hektar (sekitar 1 sampai 1,5 kg per meter persegi bedengan) ke dalam tanah secara merata. Proses ini dilakukan 3 hingga 5 hari sebelum benih ditanam agar mikroorganisme tanah aktif dan kondisi media tanam stabil, baik di musim hujan maupun kemarau.

Ringkas: Kangkung

Cahaya
Penuh (minimal 6 jam sehari)
Penyiraman
Tinggi, jaga media tetap lembap setiap hari
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sayur tercepat panen dan sangat toleran kesalahan pemula.

Fase vegetatif awal dimulai ketika tanaman berumur 7 Hari Setelah Tanam (HST) dan sudah memiliki 2 sampai 3 lembar daun sejati. Berikan pupuk susulan pertama yang kaya unsur Nitrogen dengan dosis 5 gram per meter persegi bedengan. Pemupukan dilakukan dengan cara dilarutkan dalam air lalu dikucurkan di sekitar pangkal tanaman pada pagi hari agar penyerapan hara berlangsung optimal.

Fase vegetatif maksimal terjadi pada umur 14 HST saat pertumbuhan batang dan daun kangkung sangat pesat. Pada fase ini, aplikasikan pupuk susulan kedua menggunakan pupuk NPK seimbang dengan dosis 10 gram per meter persegi. Pemberian pupuk ini berfungsi mempertebal dinding sel batang, memperluas area daun, dan mencegah kelayuan sebelum kangkung siap dipanen pada umur 21 hingga 25 HST.

Fase pasca-potong berlaku khusus untuk budidaya kangkung sistem potong atau ratoon. Tiga hari setelah panen pertama dilakukan, berikan pemupukan susulan tambahan berupa pupuk Nitrogen tinggi dosis 5 hingga 10 gram per meter persegi. Pemupukan ini memicu pembentukan tunas-tunas baru yang lebat sehingga kangkung dapat dipanen kembali 10 hingga 14 hari kemudian.

Langkah-langkah

  1. Aplikasi Pupuk Dasar: Tebarkan kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 1,5 kg per meter persegi bedengan, lalu aduk rata dengan tanah 3-5 hari sebelum tanam.
  2. Pemupukan Susulan I (7 HST): Larutkan pupuk kaya Nitrogen ke dalam air, lalu kucurkan perlahan di dekat area perakaran kangkung.
  3. Pemupukan Susulan II (14 HST): Taburkan pupuk NPK seimbang secara merata di antara larikan tanaman, kemudian siram dengan air hingga meresap.
  4. Pemupukan Pasca-Panen Petik (21 HST): Berikan pupuk tinggi Nitrogen kembali 3 hari setelah pemotongan pertama jika kangkung ditanam dengan sistem panen berulang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk dasar untuk kangkung?

Pupuk dasar berupa pupuk kandang atau kompos diberikan 3 sampai 5 hari sebelum benih kangkung ditanam.

Apakah kangkung darat bisa dipupuk hanya dengan pupuk organik?

Bisa, gunakan kombinasi pupuk kandang matang saat olah tanah dan pupuk organik cair yang dikucurkan seminggu sekali.

Mengapa daun kangkung menjadi kuning setelah dipupuk?

Hal tersebut biasanya disebabkan oleh dosis pupuk yang terlalu tinggi atau pupuk kandang yang digunakan belum matang sempurna.

Berapa kali pemupukan susulan dilakukan untuk kangkung cabut?

Untuk kangkung cabut dengan umur panen 21-25 hari, pemupukan susulan cukup dilakukan 2 kali, yaitu pada umur 7 HST dan 14 HST.

Lebih lanjut tentang Kangkung

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.