Memasuki umur tujuh hari setelah tanam, kangkung memerlukan pemupukan susulan pertama berupa pupuk kaya nitrogen untuk merangsang pembentukan tunas dan pertumbuhan vegetatif daun. Berikan pupuk nitrogen cair atau taburkan pupuk urea secukupnya di sekitar barisan tanaman, lalu siram air secara merata agar hara tidak menguap.
Pemupukan susulan kedua dilakukan pada umur empat belas hari setelah tanam, terutama jika daun kangkung terlihat menguning atau pertumbuhan lambat akibat tercuci air hujan deras. Pada fase ini, pastikan unsur hara makro dan mikro tercukupi agar batang kangkung tetap kokoh dan tidak mudah rebah saat siap dipanen pada umur tiga puluh hari.
Setelah pemupukan susulan, penyiraman rutin dua kali sehari pada pagi dan sore hari wajib dilakukan di wilayah dataran rendah Indonesia untuk mempercepat penyerapan nutrisi oleh akar. Hindari pemberian pupuk kimia secara berlebihan yang dapat membuat daun menjadi terlalu lunak dan rentan terhadap serangan hama pengorok daun.