Fase vegetatif awal dimulai ketika tanaman berumur 7 Hari Setelah Tanam (HST) dan sudah memiliki 2 sampai 3 lembar daun sejati. Berikan pupuk susulan pertama yang kaya unsur Nitrogen dengan dosis 5 gram per meter persegi bedengan. Pemupukan dilakukan dengan cara dilarutkan dalam air lalu dikucurkan di sekitar pangkal tanaman pada pagi hari agar penyerapan hara berlangsung optimal.
Fase vegetatif maksimal terjadi pada umur 14 HST saat pertumbuhan batang dan daun kangkung sangat pesat. Pada fase ini, aplikasikan pupuk susulan kedua menggunakan pupuk NPK seimbang dengan dosis 10 gram per meter persegi. Pemberian pupuk ini berfungsi mempertebal dinding sel batang, memperluas area daun, dan mencegah kelayuan sebelum kangkung siap dipanen pada umur 21 hingga 25 HST.
Fase pasca-potong berlaku khusus untuk budidaya kangkung sistem potong atau ratoon. Tiga hari setelah panen pertama dilakukan, berikan pemupukan susulan tambahan berupa pupuk Nitrogen tinggi dosis 5 hingga 10 gram per meter persegi. Pemupukan ini memicu pembentukan tunas-tunas baru yang lebat sehingga kangkung dapat dipanen kembali 10 hingga 14 hari kemudian.






