Memasuki fase vegetatif (15-30 HST), kebutuhan nitrogen masih dominan namun fosfor dan kalium mulai diperlukan. Berikan 100 kg NPK 15-15-15/ha setiap 10 hari sekali. Aplikasi dilakukan dengan cara tugal sedalam 5-10 cm di samping tanaman, lalu tutup kembali. Pastikan tanah lembab agar pupuk cepat terserap.
Fase generatif (30-60 HST) adalah saat pembentukan bunga dan polong. Kurangi nitrogen, tingkatkan fosfor dan kalium. Berikan 100 kg SP-36/ha dan 50 kg KCl/ha pada awal berbunga. Ulangi aplikasi KCl 50 kg/ha setiap 2 minggu. Pada musim kemarau, tambah frekuensi penyiraman setelah pemupukan untuk menghindari stres.
Panen polong biasanya dimulai 50-60 HST. Setelah panen pertama, berikan pupuk daun yang mengandung kalium tinggi untuk merangsang pembungaan kembali. Semprotkan pupuk daun setiap 7-10 hari sesuai dosis anjuran. Hentikan pemupukan kimia 2 minggu sebelum panen terakhir. Lakukan pengocoran tanah secara rutin untuk menjaga aerasi.