Daun Bawang, Cara Menanam Daun Bawang dari Awal Sampai Panen
Jean-Paul Wettstein / Pexels

Cara Menanam Daun Bawang dari Awal Sampai Panen

Menanam daun bawang di rumah sangat mudah dilakukan baik menggunakan biji maupun anakan, serta dapat dipanen berulang kali dalam waktu 60 hingga 75 hari.

Jawaban singkat

Daun bawang (Allium fistulosum) merupakan tanaman sayuran daun yang sangat populer di Indonesia dan dapat dibudidayakan sepanjang tahun. Tanaman ini tumbuh optimal di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah dengan suhu udara antara 20 hingga 30 derajat Celsius. Untuk pertumbuhan yang maksimal, daun bawang membutuhkan paparan sinar matahari penuh selama 6 hingga 8 jam sehari serta tanah yang gembur dengan derajat keasaman (pH) netral antara 6,5 hingga 7,5.

Ringkas: Daun Bawang

Cahaya
Cahaya matahari penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Sedang, jaga tanah tetap lembap tanpa genangan
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat responsif terhadap pemupukan organik rutin.

Tahap awal yang krusial adalah persiapan media tanam. Gunakan campuran tanah gembur, pupuk kandang matang, dan sekam bakar dengan perbandingan volume 2:1:1. Jika menanam dalam pot atau polybag, pastikan kedalaman wadah minimal 20 cm dengan diameter 20 cm agar sistem perakaran bersabut dapat berkembang bebas. Pastikan lubang drainase di dasar wadah berfungsi baik untuk mencegah genangan air yang memicu pembusukan akar.

Perawatan harian mencakup penyiraman rutin 1 hingga 2 kali sehari pada musim kemarau, dan disesuaikan saat musim hujan agar media tidak terlalu basah. Pemupukan susulan menggunakan pupuk organik cair atau NPK seimbang diberikan setiap 2 minggu sekali dengan dosis 5 gram per tanaman atau dilarutkan dalam air. Lakukan pembumbunan atau penimbunan tanah di pangkal batang setiap 3 minggu sekali untuk merangsang pemanjangan batang bagian bawah yang berwarna putih renyah.

Daun bawang siap dipanen pada umur 60 hingga 75 hari setelah tanam dari bibit anakan, atau ketika batang utama mencapai diameter 1 hingga 1,5 cm. Pemanenan dapat dilakukan dengan memotong batang 2 hingga 3 cm di atas permukaan tanah agar tanaman dapat bertunas kembali, atau memanen sekaligus rumpunnya. Dengan perawatan yang konsisten, satu rumpun daun bawang dapat terus dipanen bertahap hingga 3 sampai 4 siklus pemotongan.

Langkah-langkah

  1. Pilihlah benih biji berkualitas atau bibit anakan sehat yang dipotong bagian ujung daunnya sepanjang sepertiga bagian.
  2. Siapkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang matang, dan sekam bakar (2:1:1) ke dalam pot atau polybag.
  3. Tancapkan bibit anakan atau semai biji dengan kedalaman 1 sampai 2 cm, lalu padatkan tanah di sekitar pangkal batang secara perlahan.
  4. Lakukan penyiraman rutin, pemupukan berkala setiap 14 hari, dan penimbunan tanah (pembumbunan) pangkal batang hingga masa panen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama daun bawang bisa dipanen dari saat tanam?

Daun bawang umumnya dapat dipanen pada umur 60 hingga 75 hari setelah tanam jika menggunakan bibit anakan, atau 75 hingga 90 hari jika dimulai dari biji.

Apakah daun bawang bisa ditanam dari sisa potongan dapur?

Bisa. Anda dapat menanam kembali pangkal akar sisa dapur dengan menyisakan batang sepanjang 3-5 cm lalu menanamnya langsung di tanah yang subur.

Mengapa daun bagian ujung daun bawang saya berwarna kuning?

Ujung daun menguning biasanya disebabkan oleh kelebihan air yang membuat akar lembek, kekurangan unsur hara nitrogen, atau media tanam yang terlalu padat.

Seberapa sering daun bawang harus disiram?

Pada musim kemarau siram 1 hingga 2 kali sehari. Pada musim hujan, siram hanya jika lapisan atas tanah mulai mengering.

Apakah daun bawang membutuhkan sinar matahari penuh?

Ya, daun bawang memerlukan sinar matahari langsung minimal 6 hingga 8 jam per hari agar batangnya kokoh dan tumbuh tegak.

Lebih lanjut tentang Daun Bawang

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.