Tahap awal yang krusial adalah persiapan media tanam. Gunakan campuran tanah gembur, pupuk kandang matang, dan sekam bakar dengan perbandingan volume 2:1:1. Jika menanam dalam pot atau polybag, pastikan kedalaman wadah minimal 20 cm dengan diameter 20 cm agar sistem perakaran bersabut dapat berkembang bebas. Pastikan lubang drainase di dasar wadah berfungsi baik untuk mencegah genangan air yang memicu pembusukan akar.
Perawatan harian mencakup penyiraman rutin 1 hingga 2 kali sehari pada musim kemarau, dan disesuaikan saat musim hujan agar media tidak terlalu basah. Pemupukan susulan menggunakan pupuk organik cair atau NPK seimbang diberikan setiap 2 minggu sekali dengan dosis 5 gram per tanaman atau dilarutkan dalam air. Lakukan pembumbunan atau penimbunan tanah di pangkal batang setiap 3 minggu sekali untuk merangsang pemanjangan batang bagian bawah yang berwarna putih renyah.
Daun bawang siap dipanen pada umur 60 hingga 75 hari setelah tanam dari bibit anakan, atau ketika batang utama mencapai diameter 1 hingga 1,5 cm. Pemanenan dapat dilakukan dengan memotong batang 2 hingga 3 cm di atas permukaan tanah agar tanaman dapat bertunas kembali, atau memanen sekaligus rumpunnya. Dengan perawatan yang konsisten, satu rumpun daun bawang dapat terus dipanen bertahap hingga 3 sampai 4 siklus pemotongan.






