Penyiraman dilakukan secara teratur sebanyak 1 hingga 2 kali sehari pada pagi dan sore hari saat musim kemarau, sedangkan pada musim hujan frekuensi disesuaikan agar media tidak terlalu basah. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung minimal 6 jam sehari untuk merangsang proses fotosintesis yang optimal dan mencegah daun menjadi lembek serta pucat.
Pemupukan susulan sangat krusial untuk menjaga ketersediaan hara nitrogen yang mendukung pertumbuhan vegetatif. Berikan pupuk organik cair setiap 7 sampai 10 hari sekali, atau pupuk kandang matang sebanyak 100 gram per pot setiap 3 minggu sekali. Hindari pemberian pupuk berlebih yang belum terkomposkan dengan sempurna karena dapat membakar perakaran muda.
Langkah perawatan penting lainnya adalah pembumbunan atau penimbunan pangkal batang menggunakan tanah humus setiap 2 hingga 3 minggu sekali. Proses ini bertujuan untuk memperkokoh posisi tanaman, merangsang pembentukan anakan baru yang lebih banyak, serta menjaga bagian pangkal batang tetap putih segar dan renyah saat dipanen.






