Bibit brokoli siap dipindahkan ke lahan terbuka setelah memiliki 4 hingga 5 helai daun sejati yang sehat dan berbatang kokoh. Lahan penanaman harus diolah terlebih dahulu dengan pencangkulan sedalam 30 sentimeter, lalu diberi pupuk kandang matang sebanyak 1 kilogram per lubang tanam untuk mencukupi kebutuhan unsur hara makro tanaman.
Jarak tanam ideal untuk brokoli adalah 50 kali 50 sentimeter agar setiap tanaman mendapatkan sirkulasi udara dan cahaya matahari yang cukup. Penyiraman wajib dilakukan secara rutin dua kali sehari pada pagi dan sore hari selama musim kemarau, atau dikurangi frekuensinya saat musim hujan untuk mencegah genangan air di sekitar perakaran.
Pemeliharaan tanaman mencakup penyiangan gulma secara manual setiap dua minggu sekali dan pembumbunan tanah pada usia 30 hari setelah tanam. Tanaman brokoli siap dipanen pada umur 60 hingga 90 hari setelah pindah tanam, ditandai dengan ukuran kepala bunga yang sudah padat, kompak, dan belum pecah atau berbunga kuning.