Penyakit tular tanah dan infeksi daun adalah dua kelompok masalah utama yang paling sering menyerang tanaman brokoli di dataran tinggi maupun dataran menengah selama bulan-bulan basah. Jamur tanah memanfaatkan media tanam yang terlalu padat dan basah untuk menyerang sistem perakaran, sementara spora jamur udara menyebar melalui cipratan air hujan yang mengenai daun bagian bawah. Jika dibiarkan tanpa penanganan yang terarah, populasi patogen ini dapat memusnahkan seluruh bedengan dalam kurun waktu kurang dari dua minggu.
Untuk mengatasi hal ini, pendekatan diagnosis diferensial sangat diperlukan agar tindakan pengendalian yang diambil tepat sasaran dan efisien biaya. Petani harus memeriksa bagian akar, batang bawah, serta ketiak daun secara berkala minimal dua kali seminggu setelah hujan reda untuk mendeteksi koloni patogen sejak dini. Penggunaan varietas tahan, pergiliran tanaman dari famili non-cruciferae, serta perbaikan sistem drainase lahan adalah langkah pencegahan mutlak yang tidak boleh diabaikan.
Apabila gejala serangan telah melewati ambang batas ekonomi, penerapan langkah kuratif mekanis maupun penggunaan bahan pengendali sesuai rekomendasi setempat harus segera dilakukan dengan mematuhi prinsip keselamatan kerja. Jangan lupa untuk selalu membaca label pada kemasan produk perlindungan tanaman yang diizinkan dan berkonsultasi langsung dengan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan di BPP setempat untuk mendapatkan rekomendasi bahan aktif yang paling mutakhir dan ramah lingkungan.