Pada fase awal atau 7 hingga 14 hari setelah pindah tanam, berikan pupuk dasar kaya nitrogen dan fosfor untuk merangsang pertumbuhan akar serta perbanyakan daun hijau yang sehat. Aplikasikan pupuk susulan pertama pada usia 21 hari dengan frekuensi satu kali seminggu menggunakan kompos matang atau pupuk anorganik berimbang di sekitar perakaran, lalu timbun kembali dengan tanah agar unsur hara tidak menguap tersengat matahari.
Memasuki fase pembentukan krop atau bunga pada usia 35 hingga 45 hari, tingkatkan proporsi unsur kalium dan kalsium untuk memperkuat struktur batang serta mencegah terjadinya busuk pangkal atau krop hampa. Di musim hujan, aplikasi pupuk makro sebaiknya dikurangi takarannya tetapi diperkaya dengan unsur mikro melalui kocor atau semprot daun agar tanaman tidak rentan terhadap kebusukan akibat kelembapan tinggi.
Petani juga perlu memperhatikan ketersediaan air saat pemupukan karena pupuk granul tidak akan terserap optimal oleh akar jika tanah dalam kondisi kering kerontang. Lakukan penyiraman secara rutin dua kali sehari pada musim kemarau atau pastikan drainase lahan berfungsi dengan baik saat musim hujan agar penyerapan hara oleh tanaman brokoli berjalan maksimal tanpa risiko genangan.