Memasuki fase vegetatif awal pada umur 7-21 hari setelah tanam (HST), brokoli membutuhkan pasokan unsur nitrogen dan fosfor yang tinggi untuk merangsang pembentukan akar dan daun. Pemupukan susulan pertama diberikan pada umur 10-14 HST dengan cara ditugal berjarak 5-7 cm dari pangkal batang sebanyak 3-5 gram per tanaman. Lakukan siraman air yang cukup setelah pemupukan agar nutrisi segera larut dan dapat diserap oleh perakaran muda.
Fase vegetatif akhir hingga pra-pembungaan terjadi pada umur 25-40 HST saat tanaman membentuk tajuk daun yang rimbun. Pada masa ini, berikan pemupukan susulan kedua pada umur 28-30 HST dengan pupuk yang mengandung keseimbangan nitrogen dan kalium sejauh 10 cm dari batang. Aplikasi unsur mikro kalsium dan boron sangat disarankan pada fase ini melalui penyemprotan daun 1-2 kali untuk mencegah masalah pembusukan krop dan batang berongga.
Fase pembentukan dan pemadatan krop bunga berlangsung pada umur 42-60 HST. Pada tahap ini, kurangi porsi nitrogen dan fokuskan pada porsi kalium tinggi untuk memadatkan krop bunga serta meningkatkan daya simpan pascapanen. Pemupukan susulan terakhir dilakukan pada umur 42-45 HST, diimbangi dengan menjaga kelembapan tanah melalui penyiraman teratur 1-2 kali sehari terutama saat memasuki musim kemarau.






