Untuk merawat jeringau agar subur, pastikan media tanam selalu lembap atau tergenang air setinggi 2-5 cm. Gunakan tanah liat berhumus atau campuran tanah kebun dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh (minimal 6 jam sehari) tetapi masih toleran naungan ringan. Pada musim kemarau, siram setiap pagi dan sore agar media tidak kering.
Pemupukan dilakukan setiap 2-3 bulan sekali menggunakan pupuk kandang matang atau kompos sebanyak 1-2 genggam per rumpun. Jika ditanam di pot, beri pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 5-10 butir per pot setiap 3 bulan. Jangan berlebihan karena jeringau cukup responsif terhadap pupuk. Penyiangan gulma dilakukan rutin agar rimpang tidak terganggu.
Perbanyakan jeringau paling mudah dengan memisahkan anakan atau stek rimpang. Setiap rimpang yang ditanam akan menghasilkan tunas baru dalam 2-4 minggu. Panen rimpang bisa dilakukan setelah 8-12 bulan dengan ciri daun mulai menguning. Gali seluruh rumpun, ambil rimpang tua, dan sisakan anakan untuk ditanam kembali. Simpan rimpang di tempat sejuk dan kering.