Jahe, Panduan Pemupukan Jahe per Fase Pertumbuhan untuk Hasil Rimpang Melimpah
Engin Akyurt / Pexels

Panduan Pemupukan Jahe per Fase Pertumbuhan untuk Hasil Rimpang Melimpah

Pemupukan jahe yang tepat disesuaikan dengan empat fase pertumbuhan utama, mulai dari olah tanah hingga pembesaran rimpang, untuk menghasilkan panen yang optimal.

Jawaban singkat

Sebelum menanam jahe pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober atau November, persiapkan media tanam dengan mencampurkan 20 hingga 30 ton pupuk kandang matang per hektar atau sekitar 1 sampai 2 kg per lubang tanam. Penambahan dolomit sebanyak 1 hingga 2 ton per hektar juga sangat disarankan jika pH tanah di bawah 5,5. Pemupukan dasar ini bertujuan memberikan nutrisi organik makro dan membenahi struktur tanah agar rimpang dapat berkembang gembur tanpa hambatan selama 10 bulan ke depan.

Ringkas: Jahe

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Siram sekali sehari saat tidak hujan, pastikan media tidak tergenang
Musim
Mulai ditanam pada awal musim hujan
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat cocok untuk pekarangan rumah sempit dengan sistem polikultur.

Memasuki umur 30 hingga 60 hari setelah tanam, jahe membutuhkan dorongan unsur hara Nitrogen yang tinggi untuk memicu pembentukan daun dan batang semu. Berikan pupuk susulan pertama berupa pupuk kaya Nitrogen seperti pupuk hayati atau kompos cair setiap 2 minggu sekali, atau pupuk anorganik tunggal/majemuk makro sebanyak 5 hingga 10 gram per tanaman. Lakukan pembumbunan tipis setinggi 3 sampai 5 cm bersamaan dengan pemupukan ini agar pangkalan batang tertutup tanah dan merangsang anakan baru.

Pada umur 90 hingga 150 hari, tanaman berada pada puncak pembentukan anakan dan pemicuan rimpang. Pada fase ini, alihkan fokus hara ke keseimbangan Nitrogen dan Fosfor serta Kalium dengan frekuensi pemupukan setiap 30 hari sekali. Aplikasikan pupuk kompos lanjutan sebanyak 500 gram per tanaman serta pupuk makro berunsur P dan K tinggi sebanyak 10 hingga 15 gram per tanaman, diikuti pembumbunan kedua setinggi 5 hingga 10 cm untuk menutupi calon rimpang dari paparan sinar matahari langsung.

Saat memasuki bulan ke-6 hingga ke-8 yang biasanya bertepatan dengan transisi ke musim kemarau, jahe menghentikan pertumbuhan daun dan fokus menyalurkan energi ke pembesaran rimpang. Hentikan pemberian pupuk Nitrogen tinggi dan berikan pupuk dengan kandungan Kalium tinggi sebanyak 15 gram per tanaman setiap 4 minggu sekali hingga umur 8 bulan. Penyiraman tetap dijaga 2 sampai 3 hari sekali jika cuaca kering, lalu hentikan seluruh pemupukan pada bulan ke-9 menjelang panen saat daun mulai menguning alami.

Langkah-langkah

  1. Aplikasi Pupuk Dasar: Campurkan pupuk kandang terdekomposisi matang sebanyak 1-2 kg per lubang tanam saat pengolahan tanah 2 minggu sebelum tanam.
  2. Pemupukan Susulan I (Umur 1-2 Bulan): Berikan pupuk kaya hara Nitrogen sebanyak 5-10 gram per tanaman dan lakukan pembumbunan tanah pertama.
  3. Pemupukan Susulan II (Umur 3-5 Bulan): Berikan pupuk berimbang NPK dan kompos lanjutan 500 gram per tanaman selang 1 bulan sekali disertai pembumbunan kedua.
  4. Pemupukan Pematangan (Umur 6-8 Bulan): Aplikasikan pupuk tinggi Kalium sebanyak 15 gram per tanaman setiap bulan dan hentikan pemupukan pada bulan ke-9.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa akibatnya jika terlalu banyak memberikan pupuk Nitrogen pada tanaman jahe?

Kelebihan Nitrogen membuat daun sangat lebat dan tinggi, tetapi rimpang menjadi kecil, berair, dan sangat rentan diserang penyakit layu bakteri serta jamur.

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk kandang pada budidaya jahe?

Waktu terbaik adalah saat pengolahan tanah awal, yaitu 2 hingga 3 minggu sebelum bibit jahe ditanam agar pupuk menyatu sempurna dengan tanah.

Mengapa pemupukan jahe harus diikuti dengan kegiatan pembumbunan tanah?

Pembumbunan berfungsi menutupi rimpang yang muncul ke permukaan tanah sekaligus menimbun pupuk agar hara tidak menguap atau tercuci air hujan.

Apakah pupuk organik cair (POC) efektif untuk pemupukan jahe?

Sangatis efektif sebagai pupuk pelengkap yang dikucurkan setiap 1 hingga 2 minggu sekali sejak umur 1 bulan hingga 6 bulan untuk meningkatkan mikrobioma tanah.

Bolehkah melakukan pemupukan saat jahe sudah memasuki umur 9 bulan?

Tidak dianjurkan, karena pada umur 9 bulan tanaman jahe masuk fase penuaan persiapan panen sehingga pemupukan menjadi tidak efisien.

Lebih lanjut tentang Jahe

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.