Teh, Daun Teh Menguning: Penyebab & Cara Mengatasi
Mitchell Henderson / Pexels

Daun Teh Menguning: Penyebab & Cara Mengatasi

Daun teh yang menguning pada musim kemarau umumnya disebabkan oleh cekaman kekeringan, defisiensi hara nitrogen atau magnesium, serta serangan hama tungau merah.

Jawaban singkat

Penguningan daun teh (Camellia sinensis) merupakan masalah utama yang sering dialami pekebun di dataran tinggi Indonesia, terutama saat memasuki musim kemarau panjang. Perubahan warna daun dari hijau pekat menjadi kuning pucat menurunkan laju fotosintesis dan mengganggu pembentukan pucuk peko (pucuk muda) yang menjadi komoditas utama panen. Untuk mengatasi masalah ini secara tepat, petik dan perhatikan gejala spesifik pada lembaran daun sebelum menentukan tindakan penanganan di lapangan.

Ringkas: Teh

Cahaya
Sinar matahari penuh hingga teduh parsial dengan bantuan pohon pelindung
Penyiraman
Tinggi, membutuhkan curah hujan merata sepanjang tahun tanpa genangan
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Tanaman tahunan yang memerlukan kesabaran tinggi pada fase awal pertumbuhan hingga siap petik.

Defisiensi hara makro seperti Nitrogen (N) dan Magnesium (Mg) menjadi pemicu utama klorosis pada kebun teh dengan derajat keasaman (pH) tanah di luar kisaran ideal 4,5 hingga 5,5. Pada kondisi hara kurang, aplikasi bahan organik seperti kompos kotoran ternak sebanyak 2 hingga 3 kilogram per rumpun tanaman setiap 6 bulan sekali sangat dianjurkan. Penambahan pupuk anorganik yang kaya unsur N dan Mg perlu dilakukan secara teratur sebanyak 3 hingga 4 kali dalam setahun sesuai rekomendasi analisis tanah setempat.

Cekaman air di musim kemarau memperparah kerusakan jaringan daun teh karena penguapan berlebih tanpa ditunjang kelembapan tanah yang cukup. Penggunaan mulsa organik dari pangkasan rumput atau sisa ranting setebal 5 hingga 10 sentimeter di sekeliling piringan tanaman membantu menjaga kelembapan tanah hingga 30 persen lebih lama. Selain itu, pengaturan pohon pelindung seperti gamal atau sengon dengan jarak tanam 8x8 meter perlu dikelola agar pangkasannya tidak terlalu tipis saat kemarau tiba.

Populasi hama tungau merah (Oligonychus coffeae) biasanya melonjak drastis saat suhu udara meningkat dan kelembapan menurun di musim kemarau, menyebabkan daun teh tampak kuning kusam keperakan. Pengamatan kebun secara berkala setiap 7 hingga 10 hari sekali sangat penting untuk mendeteksi serangan sejak dini. Jika penguningan disebabkan oleh infeksi jamur akar, pemusnahan tanaman terserang dan pengapuran tanah bekas pembongkaran wajib dilakukan untuk mencegah penularan ke rumpun sekitarnya.

Penyebab & Cara Mengatasi

Defisiensi Unsur Hara Nitrogen (N) atau Magnesium (Mg)

Ciri: Penguningan merata pada daun-daun tua terlebih dahulu, urat daun tetap hijau pada kasus kekurangan Mg, dan pertumbuhan pucuk peko melambat.

Solusi: Berikan bahan organik 2-3 kg per piringan tanaman, sesuaikan pH tanah ke kisaran 4,5-5,5, dan lakukan pemupukan susulan berimbang.

Cekaman Kekeringan dan Terik Musim Kemarau

Ciri: Daun menguning dimulai dari tepi atau ujung daun, daun terasa kaku dan mudah gugur, tanah di sekitar perakaran pecah-pecah.

Solusi: Aplikasikan mulsa organik setebal 5-10 cm di piringan tanaman dan atur keanekaragaman pohon peneduh kebun.

Serangan Hama Tungau Merah (Oligonychus coffeae)

Ciri: Lembaran daun menguning kecokelatan kusam, terdapat bercak-bercak halus keperakan di permukaan atas daun, dan ada jaring halus di bawah daun.

Solusi: Lakukan pemangkasan bagian terserang parah, tingkatkan kelembapan mikro, dan konsultasikan penggunaan akarisida hayati ke BPP setempat.

Penyakit Jamur Akar (Merah atau Hitam)

Ciri: Seluruh daun pada satu rumpun menguning layu secara mendadak, pangkal batang dekat tanah membusuk, dan tanaman mudah dicabut.

Solusi: Bongkar tanaman terserang hingga ke akarnya, bakar sisa tanaman, taburi bekas lubang dengan kapur pertanian, dan isolasi area.

Langkah-langkah

  1. Lakukan diagnosis visual dengan mengamati posisi daun yang menguning (daun tua atau daun muda) serta periksa permukaan bawah daun dengan kaca pembesar.
  2. Ukur kelembapan dan derajat keasaman (pH) tanah di sekitar perakaran teh menggunakan pH meter tanah untuk memastikan pH berada pada kisaran 4,5 hingga 5,5.
  3. Bersihkan piringan tanaman dari gulma persaingan dan tebarkan mulsa organik setebal 5 hingga 10 sentimeter di sekeliling tajuk tanaman.
  4. Lakukan pemupukan susulan bahan organik atau perbaikan nutrisi sesuai hasil konsultasi dengan petugas penyuluh pertanian setempat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun teh yang menguning masih bisa dipetik untuk diolah?

Daun muda (peko) yang menguning ringan akibat kurang nutrisi masih bisa dipetik, namun kualitas cita rasa dan warna air seduhannya akan menurun dibanding daun hijau sehat.

Berapa pH tanah yang ideal untuk mencegah daun teh menguning?

Tanaman teh membutuhkan tanah masam dengan kisaran pH ideal antara 4,5 hingga 5,5 agar penyerapan hara berlangsung optimal.

Mengapa daun teh menguning lebih parah saat musim kemarau?

Musim kemarau meningkatkan laju transpirasi dan memicu perkembangan populasi hama tungau, sementara ketersediaan air tanah untuk melarutkan hara berkurang drastis.

Apakah pupuk urea bisa langsung menyembuhkan daun teh yang kuning?

Jika penguningan disebabkan defisiensi Nitrogen, pemupukan urea secara terukur dapat membantu, namun jika penyebabnya hama atau penyakit akar, aplikasi urea justru dapat memperparah kondisi tanaman.

Bagaimana cara membedakan gejala kekurangan Nitrogen dan Magnesium pada teh?

Kekurangan Nitrogen menyebabkan seluruh lembaran daun tua menguning merata, sedangkan kekurangan Magnesium menyebabkan area di antara tulang daun menguning sementara tulang daun tetap hijau.

Lebih lanjut tentang Teh

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.