Persiapan tanam dimulai dengan membuat lubang tanam berukuran 30x30x40 cm dengan jarak tanam ideal 120x60 cm untuk populasi sekitar 13.000 hingga 14.000 bibit per hektar. Campurkan 2 hingga 3 kg pupuk kandang matang ke dalam setiap lubang tanam dan biarkan terendap selama 2 hingga 4 minggu sebelum penanaman. Gunakan bibit stek berkualitas berumur 8 hingga 12 bulan yang sudah memiliki minimal 4 hingga 6 helai daun sempurna.
Pemeliharaan rutin sangat menentukan produktivitas kebun teh, meliputi penyiangan gulma setiap 2 hingga 3 bulan sekali serta pemupukan susulan 3 sampai 4 kali dalam setahun. Pemangkasan bentukan pertama dilakukan saat tanaman berumur 2 tahun pada ketinggian 15 hingga 20 cm dari permukaan tanah untuk merangsang pertumbuhan cabang samping. Pemangkasan pemeliharaan selanjutnya dilakukan berkala setiap 3 hingga 4 tahun sekali pada awal musim hujan.
Pemetikan pucuk teh pertama dapat dimulai ketika tanaman memasuki umur 3 hingga 4 tahun pasca tanam. Rotasi pemetikan dilakukan setiap 7 hingga 14 hari sekali tergantung pada kecepatan pertumbuhan pucuk di wilayah setempat. Pemetikan terbaik mengambil rumus rumusan pucuk peko ditambah 2 sampai 3 daun muda di bawahnya yang dilakukan pada pagi hari sebelum terik matahari memicu layu.





