Teh, Panduan Lengkap Pemupukan Teh (Camellia sinensis) per Fase Pertumbuhan
Mitchell Henderson / Pexels

Panduan Lengkap Pemupukan Teh (Camellia sinensis) per Fase Pertumbuhan

Pemupukan teh yang tepat per fase pertumbuhan sangat menentukan hasil panen pucuk peko berkualitas tinggi serta menjaga produktivitas kebun sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Di dataran tinggi Indonesia dengan ketinggian di atas 800 meter di atas permukaan laut, pemupukan teh terbagi menjadi dua fase utama yaitu Tanaman Belum Menghasilkan (TBM, usia 0-3 tahun) dan Tanaman Menghasilkan (TM, usia di atas 3 tahun). Sebelum penanaman, lahan wajib diberi pupuk organik dasar berupa kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 20 ton per hektar untuk memperbaiki struktur tanah andosol atau latosol.

Ringkas: Teh

Cahaya
Sinar matahari penuh hingga teduh parsial dengan bantuan pohon pelindung
Penyiraman
Tinggi, membutuhkan curah hujan merata sepanjang tahun tanpa genangan
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Tanaman tahunan yang memerlukan kesabaran tinggi pada fase awal pertumbuhan hingga siap petik.

Pada fase TBM, pemupukan dilakukan sebanyak 3 hingga 4 kali dalam setahun, terutama pada awal dan akhir musim hujan. Kebutuhan hara diprioritaskan pada unsur Nitrogen dan Fosfor guna merangsang pembentukan sistem perakaran yang kuat serta percabangan tajuk. Dosis pupuk anorganik diberikan bertahap mulai dari 20 gram hingga 100 gram per pohon per tahun yang diaplikasikan secara melingkar tepat di bawah kanopi daun.

Memasuki fase TM, pemupukan berfokus pada merangsang regenerasi pucuk peko setelah siklus pemetikan rutin setiap 7 hingga 14 hari sekali. Pemupukan rutin dilakukan 3 sampai 4 kali dalam setahun dengan rasio unsur N, P, dan K yang disesuaikan pada curah hujan ideal 2000-3000 mm per tahun. Total kebutuhan Nitrogen berkisar antara 250 hingga 400 kg N per hektar per tahun yang dibagi rata dalam setiap tahap aplikasi.

Pemupukan khusus juga diperlukan pasca-pemangkasan rutin yang dilakukan setiap 3 hingga 4 tahun sekali. Pada fase pangkas ini, tanaman membutuhkan tambahan pupuk organik sebanyak 5 kg per tanaman serta pemupukan N teratur untuk memicu tumbuhnya tunas-tunas baru. Hindari melakukan pemupukan saat musim kemarau ekstrem dengan curah hujan di bawah 100 mm per bulan agar akar tanaman tidak mengalami dehidrasi atau terbakar.

Langkah-langkah

  1. Bersihkan piringan di sekeliling pangkal batang teh dari gulma dan serasah daun sejauh 30 hingga 50 cm.
  2. Buat alur melingkar atau parit kecil (rorak) sedalam 5 sampai 10 cm tepat di bawah proyeksi tajuk terluar daun.
  3. Taburkan pupuk secara merata ke dalam alur tersebut sesuai dengan dosis standar fase pertumbuhan tanaman.
  4. Tutup kembali alur pupuk dengan lapisan tanah tipis setebal 2-3 cm dan pastikan kondisi tanah dalam keadaan lembap.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik untuk memupuk tanaman teh?

Waktu terbaik adalah pada awal dan akhir musim hujan saat kelembapan tanah optimal untuk penyerapan hara oleh akar.

Bolehkah memupuk teh pada saat musim kemarau panjang?

Tidak dianjurkan, karena tanah yang kering membuat pupuk tidak dapat terlarut dan dapat merusak akar tanaman.

Berapa kali pemupukan teh dilakukan dalam satu tahun?

Pemupukan teh umumnya dilakukan sebanyak 3 hingga 4 kali dalam satu tahun kalender.

Apa dampak jika tanaman teh kelebihan pupuk Nitrogen?

Daun menjadi terlalu sukulen (lunak), tanaman rentan diserang hama pemakan daun, dan kualitas olahan teh menurun.

Mengapa pupuk ditabur di bawah tajuk daun, bukan di pangkal batang?

Akar rambut yang paling aktif menyerap air dan nutrisi berada di area bawah proyeksi tajuk terluar daun.

Lebih lanjut tentang Teh

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.