Teh, Akar Teh Busuk: Penyebab, Diagnosis Diferensial, dan Cara Mengatasinya
Mitchell Henderson / Pexels

Akar Teh Busuk: Penyebab, Diagnosis Diferensial, dan Cara Mengatasinya

Penyakit busuk akar pada tanaman teh sering merebak saat puncak musim hujan dan dapat mematikan tanaman jika tidak didiagnosis serta ditangani secara tepat.

Jawaban singkat

Penyakit busuk akar merupakan salah satu ancaman paling serius pada perkebunan teh di Indonesia, terutama saat memasuki puncak musim hujan antara bulan November hingga April. Tingginya curah hujan yang melebihi 250 mm per bulan menciptakan kondisi tanah yang sangat lembap dan basah. Hal ini memicu perkembangan patogen tular-tanah serta mempercepat pembusukan jaringan akar, yang berujung pada penurunan drastis produksi pucuk teh.

Ringkas: Teh

Cahaya
Sinar matahari penuh hingga teduh parsial dengan bantuan pohon pelindung
Penyiraman
Tinggi, membutuhkan curah hujan merata sepanjang tahun tanpa genangan
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Tanaman tahunan yang memerlukan kesabaran tinggi pada fase awal pertumbuhan hingga siap petik.

Penularan penyakit ini umumnya terjadi melalui kontak langsung antara akar tanaman sehat dengan akar tanaman yang terinfeksi atau sisa tunggul kayu tua di dalam tanah. Tanaman teh yang terserang akan menunjukkan gejala awal berupa daun yang kehilangan kesegaran, berubah warna menjadi kekuningan, layu secara perlahan, hingga akhirnya seluruh tanaman mengering dan mati. Kehadiran berbagai jenis jamur akar membutuhkan diagnosis diferensial yang cermat agar tindakan penanganan yang diambil tepat sasaran.

Pengendalian penyakit busuk akar menuntut tindakan sanitasi yang ketat dan tidak bisa ditunda. Langkah awal yang sangat krusial adalah membongkar tanaman yang terinfeksi berat beserta seluruh sistem perakarannya hingga kedalaman 60-80 cm. Selanjutnya, pembuatan parit isolasi selebar 40 cm dan sedalam 100 cm di sekeliling area terinfeksi sangat diperlukan untuk memutus rantai penularan ke barisan tanaman teh yang masih sehat di sekitarnya.

Untuk pemulihan lahan secara berkelanjutan, berikan kapur pertanian sebanyak 300-500 gram per lubang bekas bongkaran guna menaikkan pH tanah, lalu biarkan lubang tersebut terbuka selama 6 hingga 12 bulan. Pengayaan tanah dengan bahan organik terdekomposisi sempurna sebanyak 10-15 kg per lubang yang diperkaya agens hayati antagonism sangat dianjurkan sebelum melakukan penanaman ulang (penyulaman) bibit teh baru yang sehat.

Penyebab & Cara Mengatasi

Jamur Akar Merah (Ganoderma philippii)

Ciri: Terdapat miselium berwarna merah tua atau merah bata yang menempel ketat pada permukaan akar, kayu akar menjadi lapuk dan berwarna keperahan saat dibelah.

Solusi: Bongkar tanaman terinfeksi hingga ke akar halus, taburkan kapur pertanian pada bekas lubang, dan buat parit isolasi di sekeliling blok terserang.

Jamur Akar Hitam (Rosellinia arcuata)

Ciri: Permukaan akar tertutup oleh benang-benang miselium berwarna hitam seperti arang, terdapat struktur mirip kipas kehitaman di bawah kulit kayu akar.

Solusi: Cabut tanaman yang mati, bersihkan sisa kayu tua dari tanah, dan aplikasikan agen biologis pembantai jamur pada area sekitar tanaman sehat.

Jamur Akar Putih (Rigidoporus microporus)

Ciri: Miselium berwarna putih tebal berbentuk seperti jala atau benang keras yang melekat kuat pada kulit akar, akar menjadi lunak dan berbau basah.

Solusi: Lakukan sanitasi lahan secara total, perbaiki struktur drainase tanah, dan berikan pembenah tanah hayati sebelum penyulaman.

Genangan Air dan Asfiksia Akar

Ciri: Akar membusuk dan berbau kecut tanpa adanya benang miselium berwarna spesifik, seluruh daun menguning dan rontok serentak akibat kekurangan oksigen.

Solusi: Perdalam dan bersihkan saluran drainase cabang maupun utama agar air hujan mengalir lancar dan tidak menggenangi perakaran.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemeriksaaan rutin di blok perkebunan teh setiap minggu selama musim hujan untuk mendeteksi gejala daun kuning atau layu.
  2. Buat parit isolasi selebar 40 cm dan sedalam 80-100 cm mengelilingi tanaman terinfeksi beserta satu baris tanaman sehat di sekitarnya.
  3. Bongkar tanaman yang terserang hingga ke seluruh bagian akar dan bakarlah sisa-sisa tanaman tersebut di luar area kebun.
  4. Taburkan kapur pertanian pada lubang bekas pembongkaran dan biarkan lubang terpapar sinar matahari minimal selama 6 bulan sebelum ditanami kembali.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah tanaman teh yang akarnya sudah membusuk bisa disembuhkan?

Jika kerusakan akar sudah mencapai lebih dari 50 persen, tanaman sangat sulit diselamatkan dan sebaiknya dibongkar agar tidak menulari tanaman lain.

Berapa lama tanah bekas busuk akar boleh ditanami kembali?

Lahan bekas tanaman terserang sebaiknya diistirahatkan selama 6 hingga 12 bulan sambil diberi perlakuan kapur dan agens hayati.

Apakah penyakit busuk akar teh bisa menular melalui alat pertanian?

Ya, spora dan miselium jamur dapat terbawa oleh cangkul, sepatu bot, atau alat pangkas yang tercemar tanah terinfeksi.

Mengapa busuk akar lebih sering menyerang pada musim hujan?

Kelembapan tanah yang tinggi dan adanya genangan air menciptakan kondisi ideal bagi perkembangan spora jamur serta melemahkan ketahanan akar.

Apakah pohon pelindung di kebun teh bisa menjadi sumber penularan?

Pohon pelindung yang mati atau ditinggalkan tunggulnya dapat menjadi sarang berkembang biaknya jamur akar seperti Ganoderma dan Rosellinia.

Lebih lanjut tentang Teh

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.