Teh, Cara Merawat Teh Agar Subur dan Produksi Pucuk Melimpah
Mitchell Henderson / Pexels

Cara Merawat Teh Agar Subur dan Produksi Pucuk Melimpah

Merawat tanaman teh membutuhkan kombinasi pemangkasan rutin, pemupukan berimbang, dan pengelolaan naungan yang tepat agar menghasilkan pucuk peko berkualitas tinggi sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Tanaman teh (Camellia sinensis) membutuhkan kondisi lingkungan yang sejuk pada ketinggian 800 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut dengan curah hujan 2.000 sampai 2.500 mm per tahun. Pemangkasan pemeliharaan wajib dilakukan secara berkala setiap 3 hingga 4 tahun sekali pada awal musim hujan. Pemangkasan dilakukan pada ketinggian 45 hingga 60 cm dari permukaan tanah untuk merangsang pembentukan bidang petik yang rata dan meluaskan area tumbuhnya tunas-tunas baru.

Ringkas: Teh

Cahaya
Sinar matahari penuh hingga teduh parsial dengan bantuan pohon pelindung
Penyiraman
Tinggi, membutuhkan curah hujan merata sepanjang tahun tanpa genangan
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Tanaman tahunan yang memerlukan kesabaran tinggi pada fase awal pertumbuhan hingga siap petik.

Pemupukan berimbang sangat menentukan kesinambungan produksi pucuk teh. Berikan pupuk organik berupa kompos yang telah matang sempurna sebanyak 10 hingga 15 kg per tanaman, diberikan dua kali sehari dalam setahun yaitu pada awal dan akhir musim hujan. Selain itu, tambahkan pupuk anorganik kaya unsur hara Nitrogen, Fosfor, dan Kalium sebanyak 3 hingga 4 kali setahun dengan metode alur melingkar sejauh 30 cm dari pangkal batang.

Pengelolaan pemetikan pucuk harus dijadwalkan secara disiplin setiap 7 hingga 14 hari sekali. Petiklah dengan rumus petik halus, yaitu memetik satu kuncup peko bersama dua daun muda teratas. Cara ini tidak hanya menjaga mutu olahan teh tetap prima, tetapi juga menjaga metabolisme dan kesehatan tajuk tanaman agar terus terangsang memproduksi tunas baru.

Penyiangan gulma di sekitar piringan tanaman dilakukan secara manual setiap 1 hingga 2 bulan sekali agar tidak terjadi perebutan nutrisi tanah. Pohon naungan seperti Sengon atau Dadap perlu dipangkas dahan-dahannya menjelang musim hujan tinggi agar intensitas cahaya matahari tetap masuk sekitar 60 persen dan mencegah tingkat kelembapan berlebih yang memicu jamur.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemangkasan tajuk setinggi 50 cm dari tanah setiap 3-4 tahun sekali pada awal musim hujan untuk meremajakan cabang petik.
  2. Applikasikan 10 kg pupuk kompos matang per pohon sebanyak 2 kali semakna dalam setahun di sekeliling piringan tanaman.
  3. Jadwalkan pemetikan pucuk rutin setiap 7-10 hari sekali pada pagi hari dengan memetik kuncup peko dan dua daun muda di bawahnya.
  4. Pangkas dahan pohon penjeluk atau naungan secara berkala untuk menjaga masuknya sinar matahari sebanyak 60-70 persen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa nilai pH tanah yang ideal untuk menanam teh?

Nilai pH tanah yang paling ideal untuk tanaman teh berkisar antara 4,5 hingga 5,6.

Seberapa sering pemetikan pucuk teh harus dilakukan?

Pemetikan pucuk dilakukan setiap 7 hingga 14 hari sekali tergantung pada kecepatan tumbuh tunas di lokasi Anda.

Mengapa daun teh muda berlubang dan pinggirannya menjadi cokelat?

Gejala tersebut umumnya disebabkan oleh serangan hama isap Helopeltis atau ulat pemakan daun.

Kapan waktu terbaik untuk memangkas tanaman teh?

Pemangkasan terbaik dilakukan pada awal musim hujan saat tanaman memiliki cadangan air memadai untuk menumbuhkan tunas baru.

Apakah teh dapat tumbuh subur di dataran rendah?

Teh dapat tumbuh di dataran rendah, tetapi pertumbuhannya kurang maksimal dan kualitas aroma pucuknya tidak sebaik di dataran tinggi di atas 800 mdpl.

Lebih lanjut tentang Teh

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.