Teh, Diagnosis dan Pengendalian Penyakit Utama Kebun Teh di Musim Hujan
Mitchell Henderson / Pexels

Diagnosis dan Pengendalian Penyakit Utama Kebun Teh di Musim Hujan

Penyakit teh di musim hujan paling sering disebabkan oleh infeksi jamur daun dan akar akibat kelembapan tinggi, yang dapat diatasi melalui sanitasi kebun dan pemangkasan yang tepat.

Jawaban singkat

Kebun teh di dataran tinggi Indonesia, khususnya pada ketinggian di atas 800 meter di atas permukaan laut, sangat rentan terhadap serangan penyakit jamur selama musim hujan dengan curah hujan melebihi 2.500 mm per tahun. Kelembapan udara yang mencapai lebih dari 85 persen serta minimnya sinar matahari pagi memicu perkembangan spora jamur patogen secara masif, terutama pada pucuk peko yang menjadi komoditas utama panen.

Ringkas: Teh

Cahaya
Sinar matahari penuh hingga teduh parsial dengan bantuan pohon pelindung
Penyiraman
Tinggi, membutuhkan curah hujan merata sepanjang tahun tanpa genangan
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Tanaman tahunan yang memerlukan kesabaran tinggi pada fase awal pertumbuhan hingga siap petik.

Cacar daun teh yang disebabkan oleh jamur Exobasidium vexans merupakan ancaman paling merusak di musim hujan, mampu menurunkan hasil panen pucuk basah hingga 40 persen jika tidak ditangani. Gejala diawali dengan bintik transparan kecil pada daun muda berumur 1 hingga 3 minggu, yang dalam 7 sampai 10 hari berkembang menjadi cekungan bertepung putih di bagian bawah daun sebelum akhirnya mengering dan berlubang.

Selain penyakit daun, masalah sistemik seperti jamur akar merah (Poria hypolateritia) dan jamur akar hitam sering muncul pada lahan berketinggian sedang dengan drainase buruk saat hujan berkepanjangan. Daun teh akan menguning secara perlahan, mengering tanpa gugur, dan ketika perakaran dibongkar akan terlihat miselium berwarna merah tua atau jaring hitam berbau busuk yang menyebar ke tanaman sekitarnya.

Pengendalian penyakit teh di musim hujan memerlukan tindakan terpadu yang memadukan petik pangkas secara teratur setiap 7 hingga 10 hari sekali, pengaturan naungan kebun hingga 30 persen transmisi cahaya, serta aplikasi agens hayati Trichoderma spp. pada tanah. Penggunaan sarana kimiawi hanya dilakukan berdasarkan rekomendasi analisis ambang ekonomi dari petunjuk penyuluh setempat.

Penyebab & Cara Mengatasi

Cacar Daun Teh (Exobasidium vexans)

Ciri: Bintik bulat transparan pada daun muda (peko, helai 1-3), berubah jadi cekungan putih seperti tepung di permukaan bawah, mengering dan berlubang.

Solusi: Lakukan pemetikan ketat pucuk terserang tiap 7 hari, kurangi pohon pangkasan naungan agar sinar matahari masuk, dan konsultasikan pilihan fungisida ke BPP setempat.

Jamur Akar Merah (Poria hypolateritia)

Ciri: Tanaman layu bertahap, daun menguning dan tetap melekat, terdapat miselium merah keunguan pada leher akar dan permukaan akar utama.

Solusi: Bongkar tanaman terserang beserta akarnya hingga radius 1 meter, isolasi dengan parit sekeliling sedalam 60 cm, dan taburkan belerang atau agens hayati pada bekas lubang.

Antraknosa / Busuk Pucuk (Colletotrichum theae)

Ciri: Bercak cokelat kehitaman tak beraturan pada tepi atau ujung daun tua maupun muda, bercak meluas dan membuat daun mengkerut gugur.

Solusi: Perbaiki drainase blok kebun, pangkas cabang melilit yang terlalu rimbun untuk tingkatkan sirkulasi udara, dan aplikasikan agens hayati berbasis Bacillus subtilis.

Langkah-langkah

  1. Inspeksi pengamatan kebun secara rinci seminggu sekali pada blok tanam yang paling lembap atau sering tertutup kabut.
  2. Sanitasi dan pangkas bagian tanaman yang terinfeksi cacar daun atau antraknosa, lalu bakar atau kubur jauh dari areal perkebunan.
  3. Buat dan dalamkan saluran drainase antarbarisan tanaman teh hingga kedalaman 30-40 cm untuk mencegah genangan air hujan di perakaran.
  4. Atur intensitas naungan pohon pelindung dengan memangkas dahan atas agar penetrasi sinar matahari pagi mencapai bidang petik minimal 4 jam sehari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa cacar daun teh sangat ganas saat musim hujan?

Kelembapan udara di atas 85% dan kebasahan daun yang berlangsung lebih dari 4 jam menjadi kondisi ideal bagi spora Exobasidium vexans untuk berkecambah dalam hitungan jam.

Apakah daun teh yang terkena cacar daun masih bisa diolah menjadi teh?

Daun yang terserang cacar daun kualitasnya turun drastis, terasa pahit, dan menurunkan mutu seduhan sehingga harus dipisahkan saat pemetikan.

Bagaimana cara membedakan serangan jamur akar dengan kekeringan?

Serangan jamur akar terjadi secara melingkar menyebar ke tanaman tetangga dan meninggalkan bercak miselium pada perakaran, sedangkan kekeringan terjadi merata pada area luas tanpa ada miselium.

Bisakah Trichoderma digunakan untuk mengobati cacar daun teh?

Trichoderma lebih efektif untuk penyakit jamur akar di tanah, sedangkan untuk cacar daun lebih disarankan perbaikan sirkulasi udara, sanitasi pucuk, serta pemanfaatan mikroba antagonis foliar atau rekomendasi teknis dari BPP.

Lebih lanjut tentang Teh

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.