Karet, Akar Karet Busuk: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Srattha Nualsate / Pexels

Akar Karet Busuk: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyakit busuk akar pada tanaman karet umumnya disebabkan oleh infeksi jamur patogen tanah yang perkembangannya terpacu oleh kelembapan tinggi saat musim hujan.

Jawaban singkat

Penyakit busuk akar merupakan salah satu ancaman paling merusak pada perkebunan karet di Indonesia, terutama ketika curah hujan meningkat pada rentang bulan November hingga April. Tingginya kelembapan tanah dan genangan air memicu perkembangan spora jamur patogen di dalam tanah yang menyerang jaringan pembuluh akar. Tanaman yang terinfeksi akan mengalami penurunan produksi lateks secara drastis hingga kematian pohon dalam waktu beberapa bulan jika tidak segera ditangani.

Ringkas: Karet

Cahaya
Penuh (Sinar matahari langsung sepanjang hari)
Penyiraman
Sedang hingga tinggi, butuh curah hujan merata 1500-2500 mm per tahun
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan investasi jangka panjang dan perawatan intensif sebelum masa panen lateks.

Pengamatan secara rutin perlu dilakukan minimal 2 minggu sekali pada musim hujan terhadap blok pertanaman karet. Ciri fisik awal pada tajuk ditandai dengan daun memucat, menguning secara bertahap, dan gugur prematur sebelum waktunya. Jika dilakukan penggalian tanah sejauh 30 hingga 50 sentimeter di sekitar pangkal batang, akan terlihat jaringan akar utama dan akar tunggang yang membusuk, berbau tajam, serta diselimuti oleh benang-benang hifa jamur.

Tindakan pencegahan dan pengendalian mekanis dilakukan dengan membuat parit isolasi sedalam 80 hingga 100 sentimeter di sekeliling pohon yang sakit dan tanaman tetangganya. Pembuatan saluran drainase utama setinggi 60 sentimeter di antar barisan juga efektif mengalirkan kelebihan air hujan agar tanah tidak becek. Pemberian agens hayati seperti Trichoderma sp. sebanyak 100 hingga 200 gram per pohon pada pangkal batang dapat menekan pertumbuhan jamur patogen secara alami.

Pada pohon yang sudah mati total, lakukan pembongkaran tunggul akar secara menyeluruh dan bakar di luar area kebun agar spora tidak menulari tanaman sehat lainnya. Bekas lubang tanam ditaburi kapur pertanian sebanyak 500 gram dan dibiarkan terbuka selama 2 hingga 4 minggu sebelum disulami. Untuk penggunaan bahan kimia fungisida sistemik, oleskan pada leher akar sesuai petunjuk arahan dari Petugas Penyuluh Lapangan setempat.

Penyebab & Cara Mengatasi

Jamur Akar Putih (Rigidoporus microporus)

Ciri: Miselium berwarna putih menempel pada permukaan akar, kayu lapuk basah, dan daun menguning lalu gugur serempak.

Solusi: Buat parit isolasi, kerok jaringan akar yang terserang, oleskan cat penutup luka atau fungisida anjuran, lalu taburkan agens hayati.

Jamur Akar Merah (Ganoderma philippii)

Ciri: Terdapat kerak berwarna merah kecokelatan berpasir pada akar, kayu keras kemudian berongga.

Solusi: Bongkar akar yang terinfeksi parah, berikan kapur pertanian pada lubang bekas galian, dan aplikasikan jamur antagonis.

Jamur Akar Cokelat (Phellinus noxius)

Ciri: Kerak cokelat kehitaman berpola jala dengan butiran tanah melekat kuat pada permukaan akar.

Solusi: Lakukan sanitasi lahan dengan membuang tunggul kayu lapuk dan perbaiki tata air serta aerasi tanah.

Drainase Buruk dan Genangan Air

Ciri: Akar membusuk berwarna hitam tanpa miselium berwarna terang, terjadi akibat air menggenang lebih dari 3 hari.

Solusi: Buat parit cacing dan peluasan saluran drainase utama agar air hujan lancar mengalir.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemantauan tajuk dan pembongkaran tanah di sekitar leher akar pohon yang menunjukkan gejala daun kuning.
  2. Buat parit isolasi sedalam 80 hingga 100 cm mengelilingi pohon terinfeksi dan satu baris pohon sehat di sekitarnya.
  3. Bersihkan dan kerok jaringan akar yang membusuk, lalu oleskan bubur fungisida atau penutup luka tanaman pada bekas kerokan.
  4. Aplikasikan agens hayati Trichoderma sp. pada sekitar pangkal batang dan tutup kembali akar dengan tanah subur yang dicampur kapur.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah pohon karet yang terkena jamur akar putih masih bisa diselamatkan?

Pohon masih bisa diselamatkan jika infeksi pada leher akar belum melingkar penuh, yaitu dengan memotong bagian akar sakit dan mengoleskan fungisida pelindung.

Bagaimana membedakan busuk akar akibat jamur dan akibat genangan air?

Busuk akibat jamur memiliki benang hifa berwarna putih, merah, atau cokelat di permukaan akar, sedangkan akibat genangan air akar hanya berwarna hitam berbau busuk tanpa benang jamur.

Berapa kedalaman parit isolasi yang ideal untuk mencegah penularan?

Kedalaman parit isolasi yang ideal adalah 80 hingga 100 sentimeter agar dapat memutus kontak akar sehat dengan akar terinfeksi di dalam tanah.

Kapan waktu terbaik mengaplikasikan agens hayati Trichoderma?

Waktu terbaik adalah pada awal musim hujan saat kondisi tanah mulai lembap namun belum tergenang air secara berlebihan.

Lebih lanjut tentang Karet

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.