Akar Karet Busuk: Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk akar pada karet disebabkan oleh jamur patogen tular tanah, terutama Rigidoporus lignosus dan Ganoderma spp., yang menyerang saat musim hujan di lahan drainase buruk.

Jawaban singkat

Busuk akar merupakan penyakit utama pada tanaman karet di Indonesia, terutama saat musim hujan. Penyebab utamanya adalah jamur Rigidoporus lignosus (jamur akar putih) dan Ganoderma spp. (jamur akar merah). Keduanya menyerang akar karet pada lahan dengan drainase buruk, tanah berat, atau bekas hutan yang mengandung sisa kayu terinfeksi. Gejala awal sering tidak terlihat di tajuk, sehingga deteksi dini penting.

Ringkas: Karet

Cahaya
Penuh (Sinar matahari langsung sepanjang hari)
Penyiraman
Sedang hingga tinggi, butuh curah hujan merata 1500-2500 mm per tahun
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan investasi jangka panjang dan perawatan intensif sebelum masa panen lateks.

Ciri khas Rigidoporus lignosus: miselium putih seperti kipas di permukaan akar dan pangkal batang, tubuh buah berwarna oranye hingga coklat kemerahan di pangkal pohon. Ganoderma spp.: miselium coklat kemerahan, tubuh buah seperti kipas dengan permukaan mengkilap. Gejala di tajuk: daun menguning, layu, rontok, dan akhirnya pohon mati. Pada infeksi parah, akar menjadi lunak dan berwarna coklat kehitaman.

Pengendalian dimulai dengan pencegahan: tanam di lahan drainase baik, hindari bekas hutan dengan sisa kayu, gunakan bibit tahan (misal klon PB 260, IRR 112). Saat tanam, beri jarak tanam 7x3 m dan lubang tanam diisi pupuk kandang. Lakukan sanitasi dengan membongkar pohon mati dan akar terinfeksi, lalu bakar. Untuk area terinfeksi ringan, lakukan pengorekan tanah di sekitar pangkal batang hingga akar terbuka, biarkan kering 2-3 minggu.

Jika ditemukan pohon sakit, segera laporkan ke penyuluh setempat atau BPP. Hindari penggunaan pestisida tanpa diagnosis tepat. Penggunaan fungisida harus sesuai label dan anjuran petugas. Rotasi tanaman bukan pilihan karena karet tahunan. Fokus pada perbaikan drainase dan sanitasi. Untuk lahan bekas serangan, jangan tanam karet setidaknya 1 tahun, tanam tanaman penutup tanah (kacangan) untuk memperbaiki tanah.

Penyebab & Cara Mengatasi

Jamur Akar Putih (Rigidoporus lignosus)

Ciri: Miselium putih seperti kipas di permukaan akar dan pangkal batang, tubuh buah oranye hingga coklat kemerahan. Daun menguning, layu, rontok. Akar lunak, coklat kehitaman.

Solusi: Korek tanah di sekitar pangkal batang hingga akar terbuka, biarkan kering 2-3 minggu. Bongkar dan bakar pohon mati beserta akar. Perbaiki drainase. Konsultasi dengan penyuluh untuk fungisida sesuai label.

Jamur Akar Merah (Ganoderma spp.)

Ciri: Miselium coklat kemerahan, tubuh buah seperti kipas dengan permukaan mengkilap. Gejala tajuk serupa dengan jamur akar putih. Akar berwarna merah kecoklatan.

Solusi: Lakukan sanitasi dengan membongkar dan membakar pohon terinfeksi. Hindari menanam di lahan bekas serangan. Perbaiki drainase. Gunakan bibit tahan. Konsultasi dengan penyuluh untuk pengendalian kimia.

Langkah-langkah

  1. Lakukan survei rutin setiap 2 minggu saat musim hujan, periksa pangkal batang dan akar untuk miselium atau tubuh buah.
  2. Jika ditemukan gejala, segera korek tanah di sekitar pangkal batang sedalam 30-50 cm hingga akar terbuka, biarkan terkena sinar matahari selama 2-3 minggu.
  3. Bongkar pohon yang mati atau sakit parah beserta akarnya, kumpulkan dan bakar di tempat aman. Pastikan tidak ada sisa akar tertinggal.
  4. Perbaiki drainase dengan membuat saluran air keliling kebun. Tanam tanaman penutup tanah (kacangan) untuk mengurangi erosi dan memperbaiki struktur tanah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan gejala jamur akar putih dan merah?

Jamur akar putih (Rigidoporus) memiliki miselium putih seperti kipas dan tubuh buah oranye. Jamur akar merah (Ganoderma) miseliumnya coklat kemerahan dengan tubuh buah mengkilap. Keduanya menyebabkan daun menguning dan layu.

Bisakah karet yang terserang busuk akar disembuhkan?

Pada stadium awal, pengorekan tanah dan penjemuran akar bisa membantu. Jika sudah parah (akar lunak, pohon layu permanen), sebaiknya bongkar dan bakar untuk mencegah penularan.

Mengapa busuk akar sering muncul saat musim hujan?

Jamur penyebab busuk akar berkembang biak optimal di tanah lembab. Drainase buruk memperparah kondisi karena genangan air memudahkan penyebaran spora jamur.

Apakah ada bibit karet yang tahan busuk akar?

Klon seperti PB 260, IRR 112, dan RRIM 600 memiliki toleransi lebih baik. Namun, tidak ada klon yang sepenuhnya kebal. Tetap perlu manajemen drainase dan sanitasi.

Bagaimana cara mencegah busuk akar pada lahan bekas karet?

Setelah bongkar, jangan tanam karet setidaknya 1 tahun. Tanam tanaman penutup tanah (kacangan) untuk memperbaiki struktur tanah. Pastikan drainase baik sebelum tanam ulang.

Apa yang harus dilakukan jika menemukan pohon karet mati mendadak?

Segera laporkan ke penyuluh pertanian setempat. Jangan memindahkan kayu atau tanah dari area tersebut untuk mencegah penyebaran. Lakukan sanitasi dengan membakar pohon mati.

Lebih lanjut tentang Karet

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.