Cengkeh, Akar Cengkeh Busuk: Diagnosis Penyebab dan Cara Mengatasinya
Piotr Wojnowski / Pexels

Akar Cengkeh Busuk: Diagnosis Penyebab dan Cara Mengatasinya

Busuk akar pada tanaman cengkeh di musim hujan umumnya disebabkan oleh serangan jamur akar atau drainase tanah yang buruk, yang dapat diatasi melalui perbaikan sanitasi dan drainase.

Jawaban singkat

Busuk akar merupakan ancaman serius bagi perkebunan cengkeh di Indonesia, terutama saat intensitas curah hujan meningkat tinggi pada bulan November hingga Maret. Kelembapan tanah yang ekstrem memicu perkembangbiakan jamur patogen tanah serta menurunkan kadar oksigen di zona perakaran. Tanaman cengkeh yang terserang biasanya menunjukkan gejala daun menguning secara mendadak, layu, dan akhirnya gugur bertahap dari ranting bagian bawah hingga pucuk.

Ringkas: Cengkeh

Cahaya
Cahaya penuh, minimal 6 jam sinar matahari langsung.
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan.
Musim
Tanam awal musim hujan (Oktober-Desember), panen Juni-Agustus.
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh kesabaran karena panen baru dimulai tahun ke-4 atau ke-7.

Untuk mengidentifikasi masalah, pemeriksaan fisik langsung pada area perakaran sejauh 50 sampai 100 sentimeter dari pangkal batang sangat diperlukan. Jika perakaran tergenang air, sistem drainase harus segera diperbaiki dengan membuat parit isolasi berkedalaman 50 sentimeter di sekeliling tajuk tanaman. Pembuatan saluran pembuangan air ini bertujuan mencegah penumpukan air hujan yang memicu kondisi anoksik pada akar cengkeh.

Sanitasi lahan wajib dilakukan secara teratur setiap 3 bulan sekali dengan membersihkan gulma dan membongkar sisa-sisa akar tanaman lama yang membusuk. Bila ditemukan infeksi jamur, pembongkaran bagian akar yang terinfeksi harus dilakukan dengan hati-hati lalu membakarnya di luar area kebun. Pengapuran tanah menggunakan kapur pertanian atau dolomit sebanyak 1 hingga 2 kilogram per lubang tanam sangat efektif menetralkan pH tanah yang masam akibat curah hujan tinggi.

Aplikasi agen hayati seperti Trichoderma sp. sebanyak 100 hingga 200 gram yang dicampur dengan 10 hingga 15 kilogram pupuk kandang matang per pohon terbukti efektif menekan pertumbuhan patogen tanah. Pemberian pupuk organik dan agen hayati ini sebaiknya dilakukan 2 kali setahun, yaitu pada awal dan akhir musim hujan. Hindari pemberian pupuk nitrogen berlebih di musim hujan karena dapat merangsang pertumbuhan jamur patogen.

Penyebab & Cara Mengatasi

Jamur Akar Putih (Rigidoporus microporus)

Ciri: Terdapat benang miselium putih tebal menempel pada permukaan akar, kayu akar membusuk lunak, dan daun menguning secara bertahap.

Solusi: Kupas bagian akar terinfeksi, aplikasikan agen hayati Trichoderma pada tanah, dan taburkan kapur dolomit untuk menaikkan pH.

Jamur Akar Merah (Ganoderma pseudoferreum)

Ciri: Kerak berwarna cokelat kemerahan menempel kuat pada akar, akar menjadi rapuh dan berbau kusam, serta kelayuan tajuk terjadi sangat cepat.

Solusi: Isolasi tanaman terinfeksi dengan parit seluas tajuk, potong bagian akar busuk, dan tingkatkan aerasi tanah.

Drainase Buruk dan Anoksia Akar

Ciri: Akar berwarna hitam legam, lunak berair, berbau busuk masam menyengat tanpa ditemukan benang miselium jamur.

Solusi: Buat parit drainase berkedalaman 50-60 cm untuk mengalirkan air tergenang dan gemburkan tanah di sekitar piringan pohon.

Langkah-langkah

  1. Gali tanah di sekitar pangkal batang sejauh 50-80 cm untuk memeriksa kondisi perakaran secara langsung.
  2. Potong dan buang bagian akar yang membusuk atau terinfeksi jamur menggunakan gunting pangkas steril.
  3. Buat parit isolasi di sekeliling pohon terinfeksi dengan kedalaman 50 cm agar spora jamur tidak menular ke tanaman sehat.
  4. Taburkan kapur dolomit 1-2 kg dan berikan agen hayati Trichoderma sp. yang dicampur kompos matang pada area piringan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah pohon cengkeh yang kena busuk akar bisa diselamatkan?

Bisa diselamatkan jika kerusakan akar belum mencapai lebih dari 50 persen dan tindakan pemotongan akar terinfeksi serta perbaikan drainase segera dilakukan.

Kapan waktu terbaik mengaplikasikan agen hayati Trichoderma pada cengkeh?

Waktu terbaik adalah pada awal musim hujan (Oktober-November) dan akhir musim hujan (Maret-April) saat tanah dalam kondisi lembap.

Mengapa musim hujan membuat akar cengkeh lebih cepat busuk?

Curah hujan tinggi menyebabkan tanah jenuh air, menurunkan kadar oksigen tanah, serta menciptakan kelembapan ideal bagi perkembangan jamur patogen.

Apakah pupuk kandang segar boleh diberikan pada cengkeh yang terkena busuk akar?

Tidak boleh. Pupuk kandang segar belum terdekomposisi sempurna dan dapat membawa patogen tambahan serta meningkatkan suhu tanah yang memperparah busuk akar.

Lebih lanjut tentang Cengkeh

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.