Bibit kemiri siap dipindahkan ke lahan perkebunan setelah berumur 5 hingga 6 bulan atau memiliki tinggi minimal 40 cm. Buat lubang tanam berukuran 60x60x60 cm dengan jarak tanam ideal 10x10 meter agar populasi berkisar 100 pohon per hektar. Campurkan 10 hingga 15 kg pupuk kandang matang pada tanah galian atas untuk setiap lubang tanam, lalu diamkan selama 2 minggu sebelum bibit ditanam pada pertengahan musim hujan.
Pemeliharaan tanaman kemiri muda meliputi pembersihan gulma di sekitar piringan tanaman radius 1.5 meter setiap 2 bulan sekali. Pemupukan rutin dilakukan sebanyak 2 kali semahun, yaitu pada awal dan akhir musim hujan, menggunakan pupuk kompos sebanyak 20 kg per pohon yang disebar melingkar mengikuti tajuk tanaman. Pemangkasan bentuk dilakukan pada umur 1 sampai 2 tahun untuk menyisakan 3 hingga 4 cabang utama yang kuat.
Pohon kemiri mulai belajar berbuah pada umur 3 sampai 5 tahun dan mencapai puncak produksi pada umur 10 hingga 20 tahun dengan hasil 50 sampai 100 kg gelondong per pohon per tahun. Pemanenan dilakukan dengan mengumpulkan buah matang yang jatuh secara alami ke tanah pada musim kemarau antara bulan Juli hingga September. Setelah dikumpulkan, buah dikupas sabutnya dan biji dijemur di bawah terik matahari selama 3 sampai 5 hari hingga siap diolah atau dijual.